Pertamax Naik, Pengeluaran BBM Kelas Menengah Bisa Bengkak Rp400 Ribu/Bulan
- 23 Jun 2026 17:57 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Masyarakat kelas menengah disebut menjadi kelompok yang paling merasakan dampak kenaikan harga Pertamax. Kenaikan harga BBM non-subsidi dinilai akan menggerus daya beli dan memengaruhi pola konsumsi rumah tangga.
Peneliti Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Dwi Ardi Sugiono, mengatakan pengguna Pertamax didominasi masyarakat kelas menengah yang selama ini juga menjadi penggerak ekonomi nasional.
Ia mencontohkan, pengguna kendaraan yang mengonsumsi rata-rata lima liter BBM per hari dapat mengalami tambahan pengeluaran sekitar Rp400 ribu per bulan.
"Kalau konsumsi lima liter per hari selama 20 hari aktivitas, ada tambahan pengeluaran sekitar Rp400 ribu hanya untuk membeli BBM," katanya, Senin (22/6/2026).
Tambahan pengeluaran tersebut diperkirakan akan mengubah prioritas belanja masyarakat.
Menurut Dwi, rumah tangga kelas menengah kemungkinan akan mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan sekunder seperti makan di restoran, hiburan, hingga rekreasi.
"Dampaknya bisa ke mana-mana. Ketika pengeluaran untuk BBM naik, konsumsi di sektor lain akan tertahan," ujarnya.
Ia menilai posisi kelas menengah saat ini cukup rentan. Mereka tidak tergolong masyarakat miskin sehingga tidak berhak menerima bantuan sosial, namun juga belum cukup kuat untuk menghadapi tekanan ekonomi yang terus meningkat.
"Kelas menengah ini yang paling nanggung. Tidak layak menerima subsidi, tetapi juga belum sekuat kelompok ekonomi atas," katanya.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi karena konsumsi rumah tangga selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....