Isu Keuangan Inklusif, Bawa Ainur Faqih Juarai Duta Muda CBP Rupiah

  • 28 Jun 2026 20:06 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Nama perwakilan RRI Malang menjadi nama terakhir yang dilantangkan pembawa acara dalam sesi pengumuman pemenang. Dan ini sekaligus menjadi pengumuman pentasbihan Angkasawan RRI Malang, M. Ainur Faqih sebagai pemenang Duta Muda CBP Rupiah Bank Indonesia Malang 2026. Matanya nampak berkaca kaca saat menerima plakat penghargaan dan selempang juara dari para pejabat Bank Indonesia Malang.

Dalam acara yang digelar di Grand Mercure Malang Mirama, Sabtu (27/6/2026) sore, Faqih mampu menyisihkan 9 peserta lainnya yang sebagian besar memiliki latar belakang perbankan. Faqih menjadi satu satunya Grand Finalis yang berlatar belakang media, ternyata mampu menawarkan sudut pandang yang berbeda terhadap penguatan pesan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah yang digaungkan oleh Bank Indonesia. Isu Keuangan Inklusif menjadi pesan kuat yang mampu menaklukkan hati dewan juri Aninditya Dana, M.Psi. Danar Indra dan Kuswardhani sebagai perwakilan Bank Indonesia Malang.

"Keindahan bentang alam dan budaya Indonesia tergambar dalam Rupiah kita, tapi pernahkan terpikirkan, bagaimana saudara saudara kita penyandang disabilitas netra bisa menikmati keindahan tersebut?" Kalimat ini menjadi pembuka yang membuat banyak mata terhenyak. Para pendukung dan peserta yang hadir tampak antusias untuk mengikuti sesi presentasi yang disampaikan Penyiar RRI Pro2 Malang ini.

"Kami Angkasawan RRI, memiliki komitmen untuk memperkuat kedaulatan NKRI tidak hanya melalui siaran bahasa dan kata, tapi juga melalui Rupiah sebagai mata uangnya. Mata uang juga merupakan salah satu bentuk kedaulatan sebuah bangsa, karenanya, seluruh rakyat Indonesia, termasuk penyandang disabilitas netra, memiliki hak yang sama untuk bisa merasakan kebanggaan ini melalui beragam program yang kami miliki" papar Faqih.

Dalam pemaparannya, Faqih Juga mencontohkan beberapa program RRI yang memiliki pengaruh yang kuat kepada para pendengar disabilitas netra. Diantaranya program Dengar Bareng Piala Dunia dan Sandiwara Radio. Melalui program Sandiwara Radio inilah pesan pesan tentang Cinta, Bangga dan Paham Rupiah banyak digaungkan. Dan di moment tersebut, cuplikan sandiwara radio juga dihadirkan di panggung Grand Final.

Nuansa Nostalgik Romantik dari cuplikan sandiwara radio tersebut ternyata juga menjadi point penting dalam langkahnya memenangkan gelar juara. Karena dengan media ini, mampu membangun teathre of mind di benak para penyandang disabilitas netra yang tidak mampu menikmati keindahan design Rupiah kita.

Faqih menutup presentasi dengan kalimat yang cukup powerfull dan membungkam lawan lawannya.

"Apa yang kami lakukan ini bukan sekedar advokasi formalitas untuk mengikuti kompetisi, tapi ini sudah menjadi makanan kami sehari hari" kalimat penutup ini langsung disambut tepukan gemuruh dari ratusan pendukung dan peserta yang hadir sore itu.

Isu keuangan inklusif ini akhirnya membawa Faqih meraih poin tertinggi dan memenangkan kompetisi tahunan yang diselenggarakan Bank Indonesia. Dari kemenangan ini, Faqih mendapatkan uang pembinaan, plakat penghargaan, trophy dan selempang. Serta tiket untuk terbang mewakili Bank Indonesia Malang di Ajang Duta Muda CBP Rupiah tingkat nasional yang digelar di Jakarta bulan Juli ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....