Perkuat Literasi Risiko Keuangan, FEB UB Gelar Seminar Tata Kelola Keuangan
- 04 Mei 2026 09:36 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap pengelolaan risiko keuangan terus dilakukan melalui kegiatan edukatif. Salah satunya melalui Seminar Penguatan Literasi Manajemen Risiko yang diikuti mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Abdurachman Saleh Situbondo (FEB Unars) beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom ini diikuti lebih dari 50 mahasiswa. Seminar merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat hasil kolaborasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) dengan FEB Unars.
Dekan FEB Unars, Lita Permata Sari, SE., MSA., Ak., dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi manajemen risiko menjadi kompetensi penting di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia, Mirna Amirya, SE., MSA., Ak., Ph.D., CA.
Untuk mengukur efektivitas kegiatan, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test guna mengetahui tingkat pemahaman awal. Di akhir kegiatan, peserta kembali mengerjakan post-test sebagai indikator peningkatan pemahaman.
Pada sesi pertama, Mirna Amirya memaparkan konsep dasar manajemen risiko, khususnya dalam sektor pemerintahan.
Selanjutnya, Lita Permata Sari menyampaikan materi terkait pentingnya manajemen risiko keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu memiliki kesadaran dalam mengelola keuangan pribadi serta memahami potensi risiko finansial yang dapat muncul.
“Mahasiswa harus mulai memahami bagaimana mengelola keuangan secara bijak dan mengenali risiko yang mungkin dihadapi,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam sesi diskusi. Peserta tidak hanya mengajukan pertanyaan, tetapi juga berbagi pandangan mengenai cara mengidentifikasi risiko dan strategi mitigasinya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai risiko, khususnya di bidang keuangan. Kolaborasi antara FEB UB dan FEB Unars pun diharapkan terus berlanjut melalui program edukatif lainnya guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom ini diikuti lebih dari 50 mahasiswa. Seminar merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat hasil kolaborasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) dengan FEB Unars.
Dekan FEB Unars, Lita Permata Sari, SE., MSA., Ak., dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi manajemen risiko menjadi kompetensi penting di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia, Mirna Amirya, SE., MSA., Ak., Ph.D., CA.
Untuk mengukur efektivitas kegiatan, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test guna mengetahui tingkat pemahaman awal. Di akhir kegiatan, peserta kembali mengerjakan post-test sebagai indikator peningkatan pemahaman.
Pada sesi pertama, Mirna Amirya memaparkan konsep dasar manajemen risiko, khususnya dalam sektor pemerintahan.
“Keterkaitan risiko dengan tata kelola keuangan, integrasi dengan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta tahapan dalam siklus manajemen risiko. Pemaparan tersebut diperkuat dengan studi kasus agar lebih mudah dipahami peserta,” katanya.
Selanjutnya, Lita Permata Sari menyampaikan materi terkait pentingnya manajemen risiko keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu memiliki kesadaran dalam mengelola keuangan pribadi serta memahami potensi risiko finansial yang dapat muncul.
“Mahasiswa harus mulai memahami bagaimana mengelola keuangan secara bijak dan mengenali risiko yang mungkin dihadapi,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam sesi diskusi. Peserta tidak hanya mengajukan pertanyaan, tetapi juga berbagi pandangan mengenai cara mengidentifikasi risiko dan strategi mitigasinya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai risiko, khususnya di bidang keuangan. Kolaborasi antara FEB UB dan FEB Unars pun diharapkan terus berlanjut melalui program edukatif lainnya guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....