Ramadan dan Lebaran Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang
- 13 Mar 2026 19:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Momentum Ramadan hingga Idulfitri diperkirakan akan kembali mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Malang. Peningkatan konsumsi masyarakat, aktivitas perdagangan, hingga mobilitas transportasi menjadi faktor utama yang menggerakkan roda perekonomian selama periode tersebut.
Ketua Tim Neraca Wilayah dan Analisis BPS Kota Malang, Tasmilah, S.ST,. ME menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Malang pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,92 persen. “Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur maupun nasional,” ujarnya dalam dialog Malang Menyapa di RRI, Kamis (12/3/2026).
Ia menyebut sektor transportasi dan pergudangan, akomodasi makan minum, serta perdagangan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi Kota Malang. “Karena struktur ekonomi Kota Malang banyak didominasi sektor jasa. Ketika ada event atau kunjungan wisatawan, aktivitas transportasi, makan minum, dan perdagangan langsung ikut bergerak,” katanya.
Sementara itu, Peneliti Senior Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso , S.E,. M.E mengatakan bahwa Ramadan dan Lebaran memang selalu menjadi momentum peningkatan konsumsi masyarakat. “Konsumsi rumah tangga itu menyumbang lebih dari 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi. Jadi ketika konsumsi naik saat Lebaran, dampaknya cukup signifikan terhadap ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain konsumsi rumah tangga, sektor transportasi dan distribusi barang juga meningkat menjelang Lebaran. “Transportasi, pergudangan, hingga logistik biasanya meningkat menjelang Lebaran, sehingga ini juga membantu mendorong pertumbuhan ekonomi terutama di triwulan pertama,” kata Joko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....