RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan CEO, Perkuat Strategi AI
- 30 Sep 2026 12:25 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – PT Indosat Tbk resmi memperpanjang masa jabatan Presiden Direktur dan CEO Vikram Sinha. Keputusan tersebut disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Perpanjangan masa jabatan ini sebelumnya telah diumumkan Indosat pada Juli 2026. RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris setelah Seppalga Ahmad mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan.
Indosat menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi Seppalga Ahmad selama menjalankan tugasnya sebagai bagian dari Dewan Komisaris.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari penguatan agenda transformasi Indosat, khususnya melalui pengembangan strategi AI North Star. Indosat menargetkan pengembangan ekosistem kecerdasan artifisial yang terintegrasi, mulai dari infrastruktur, cloud, platform hingga solusi berbasis AI.
Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, mengatakan keberlanjutan kepemimpinan tersebut menjadi momentum untuk memperluas transformasi digital perusahaan.
“Berbekal fondasi yang telah kami bangun, kami siap memperluas implementasi strategi AI North Star, memperkuat Customer Love, serta terus mengembangkan kapabilitas untuk menciptakan masa depan digital yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” kata Reski, Rabu 30 September 2026.
Indosat juga tengah memperkuat infrastruktur pendukung AI. Zankore disiapkan untuk memperkuat kemampuan komputasi melalui kontrak jangka panjang dengan kapasitas 200 megawatt, sedangkan RAIA Grid didukung jaringan fiber sepanjang 86 ribu kilometer.
Selain pembangunan infrastruktur, Indosat menargetkan pemberdayaan hingga 2 juta talenta digital pada 2030. Program tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, mitra teknologi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Indosat juga mengembangkan teknologi AI-RAN yang dalam tahap uji coba ditargetkan mampu menekan konsumsi energi hingga 20 persen dibandingkan jaringan konvensional.
Melalui agenda tersebut, Indosat menargetkan pemanfaatan AI tidak hanya meningkatkan kapasitas teknologi, tetapi juga membuka peluang ekonomi digital yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....