Kendaraan Listrik Premium Mulai Perluas Layanan Purna Jual di Malang
- 14 Agt 2026 10:16 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Perkembangan kendaraan listrik di Jawa Timur turut mendorong kebutuhan terhadap layanan purna jual yang lebih dekat dengan pengguna. Malang menjadi salah satu wilayah yang mulai mendapat perhatian seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas keluarga, pendidikan, pariwisata maupun perjalanan antarkota.
Kondisi tersebut turut ditandai dengan hadirnya jaringan layanan kendaraan listrik premium di Kota Malang. Salah satunya melalui dealer resmi MAXUS di kawasan Indomobil Plaza Malang, Jalan S. Parman 104 C.
Dealer tersebut menerapkan konsep 3S atau Sales, Service, Spareparts, sehingga tidak hanya melayani penjualan kendaraan, tetapi juga menyediakan layanan perawatan dan suku cadang.
“Kehadiran layanan purna jual menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan kendaraan listrik. Pasalnya, pertumbuhan jumlah pengguna kendaraan listrik perlu diikuti dengan kesiapan ekosistem pendukung, termasuk akses terhadap perawatan dan layanan teknis,” kata Sales & Marketing Division Head MAXUS Indonesia, Caessy Rusli, Jumat (14/8/2026).
Di Malang, jaringan tersebut turut memperkenalkan dua model kendaraan listrik jenis MPV, yakni MAXUS MIFA 7 dan MIFA 9. Kedua kendaraan menyasar kebutuhan mobilitas keluarga maupun perjalanan dengan kapasitas penumpang yang lebih besar.
“Dari sisi teknologi, MIFA 7 menggunakan baterai berkapasitas 90 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 570 kilometer berdasarkan standar NEDC. Sementara MIFA 9 memiliki jarak tempuh hingga 520 kilometer berdasarkan standar yang sama,” tuturnya.
Kedua model tersebut juga dilengkapi teknologi DC fast charging yang memungkinkan proses pengisian daya lebih cepat dibandingkan pengisian konvensional. Fitur tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi pengguna kendaraan listrik dengan mobilitas tinggi.
Rusli menyebut, perluasan jaringan layanan merupakan bagian dari upaya mengikuti perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai daerah.
“Malang merupakan salah satu kota dengan potensi pasar yang terus berkembang, didukung kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jaringan layanan di Malang diharapkan dapat memberikan akses yang lebih dekat bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan kendaraan listrik.
Sementara itu, perkembangan kendaraan listrik di daerah tidak hanya berkaitan dengan pilihan kendaraan, tetapi juga kesiapan ekosistemnya. Ketersediaan layanan perawatan, suku cadang, fasilitas pengisian daya, serta pemahaman masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik secara berkelanjutan.
“Dengan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik dan bertambahnya jaringan pendukung, masyarakat di Malang kini memiliki alternatif mobilitas yang semakin luas,” kata dia.
Kondisi tersebut turut ditandai dengan hadirnya jaringan layanan kendaraan listrik premium di Kota Malang. Salah satunya melalui dealer resmi MAXUS di kawasan Indomobil Plaza Malang, Jalan S. Parman 104 C.
Dealer tersebut menerapkan konsep 3S atau Sales, Service, Spareparts, sehingga tidak hanya melayani penjualan kendaraan, tetapi juga menyediakan layanan perawatan dan suku cadang.
“Kehadiran layanan purna jual menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan kendaraan listrik. Pasalnya, pertumbuhan jumlah pengguna kendaraan listrik perlu diikuti dengan kesiapan ekosistem pendukung, termasuk akses terhadap perawatan dan layanan teknis,” kata Sales & Marketing Division Head MAXUS Indonesia, Caessy Rusli, Jumat (14/8/2026).
Di Malang, jaringan tersebut turut memperkenalkan dua model kendaraan listrik jenis MPV, yakni MAXUS MIFA 7 dan MIFA 9. Kedua kendaraan menyasar kebutuhan mobilitas keluarga maupun perjalanan dengan kapasitas penumpang yang lebih besar.
“Dari sisi teknologi, MIFA 7 menggunakan baterai berkapasitas 90 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 570 kilometer berdasarkan standar NEDC. Sementara MIFA 9 memiliki jarak tempuh hingga 520 kilometer berdasarkan standar yang sama,” tuturnya.
Kedua model tersebut juga dilengkapi teknologi DC fast charging yang memungkinkan proses pengisian daya lebih cepat dibandingkan pengisian konvensional. Fitur tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi pengguna kendaraan listrik dengan mobilitas tinggi.
Rusli menyebut, perluasan jaringan layanan merupakan bagian dari upaya mengikuti perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai daerah.
“Malang merupakan salah satu kota dengan potensi pasar yang terus berkembang, didukung kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jaringan layanan di Malang diharapkan dapat memberikan akses yang lebih dekat bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan kendaraan listrik.
Sementara itu, perkembangan kendaraan listrik di daerah tidak hanya berkaitan dengan pilihan kendaraan, tetapi juga kesiapan ekosistemnya. Ketersediaan layanan perawatan, suku cadang, fasilitas pengisian daya, serta pemahaman masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik secara berkelanjutan.
“Dengan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik dan bertambahnya jaringan pendukung, masyarakat di Malang kini memiliki alternatif mobilitas yang semakin luas,” kata dia.
“Perkembangan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan listrik mulai bergerak dari sekadar tren teknologi menuju kebutuhan ekosistem mobilitas di daerah,” imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....