Lonjakan Penumpang KA Blambangan Ekspres Tunjukkan Kepercayaan Meningkat
- 29 Jul 2026 18:29 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat kinerja positif KA Blambangan Ekspres yang terus mengalami peningkatan sejak relasi perjalanan diperpanjang hingga Jakarta.
Peningkatan jumlah pelanggan dinilai menjadi bukti semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan KA Blambangan Ekspres yang awalnya melayani relasi Ketapang–Semarang Tawang sejak 2 Desember 2022, diperpanjang menjadi Ketapang–Pasar Senen mulai 26 Juli 2024.
Perpanjangan relasi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat karena dapat melakukan perjalanan langsung dari ujung timur Pulau Jawa menuju Jakarta tanpa harus berganti kereta.
"Peningkatan jumlah pelanggan KA Blambangan Ekspres dari tahun ke tahun menjadi indikator bahwa masyarakat semakin mempercayai kereta api sebagai moda transportasi pilihan.
Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keselamatan perjalanan, memberikan kenyamanan, serta memastikan ketepatan waktu sehingga pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang terbaik," ujar Cahyo, Rabu (29/7/2026).
Data KAI Daop 9 Jember menunjukkan, sejak relasi diperpanjang hingga akhir 2024, KA Blambangan Ekspres telah melayani 73.737 pelanggan. Jumlah tersebut kemudian meningkat signifikan pada 2025 menjadi 172.258 pelanggan atau tumbuh sekitar 133 persen dibandingkan periode setelah perpanjangan relasi pada 2024.
Tren positif itu masih berlanjut pada Semester I 2026. Hingga Juni 2026, KA Blambangan Ekspres telah melayani 90.951 pelanggan atau meningkat sekitar 9 persen dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai 83.515 pelanggan.
KAI juga mencatat Stasiun Surabaya Gubeng menjadi tujuan keberangkatan favorit pelanggan dari wilayah Daop 9 Jember dengan total 75.771 penumpang. Sementara itu, Stasiun Jember menjadi tujuan kedatangan favorit dengan jumlah 63.851 penumpang sepanjang periode 2024 hingga 2026.
Menurut Cahyo, tingginya jumlah penumpang yang turun di Jember menunjukkan semakin kuatnya peran daerah tersebut sebagai pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah timur Jawa Timur.
"Lonjakan penumpang yang turun di Kabupaten Jember merupakan indikator positif bahwa sistem transportasi publik di daerah ini semakin siap mendukung mobilitas masyarakat. Kami berharap tren positif ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga UMKM," katanya.
KAI Daop 9 Jember berharap peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api dapat terus berlanjut. Perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan agar kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....