Indosat Layani Lebih dari 14 Juta Pelanggan Jatim
- 28 Jul 2026 21:02 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Indosat Ooredoo Hutchison mencatat lebih dari 14 juta pelanggan di Jawa Timur hingga akhir kuartal II 2026. Jumlah tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai wilayah dengan basis pelanggan Indosat terbesar kedua di Indonesia.
Pertumbuhan pelanggan tersebut diikuti dengan meningkatnya penggunaan layanan data. Pada semester pertama 2026, pemanfaatan layanan data Indosat di Jawa Timur tumbuh 9,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk memperluas akses digital hingga ke wilayah perdesaan, Indosat menjalankan program Desa Terkoneksi yang telah menyasar 230 desa di Jawa Timur. Program ini didukung hampir 25.000 BTS 4G dan 650 BTS 5G.
Melalui program tersebut, masyarakat desa didorong untuk memanfaatkan konektivitas digital dalam berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan hingga pengembangan usaha. Indosat juga menggandeng pelaku usaha setempat agar pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat rural.
President Director dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan pertumbuhan bisnis yang dicapai perusahaan menunjukkan transformasi Indosat menuju perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI.
“Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami,” kata Vikram dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).
Secara nasional, Indosat mencatat pendapatan Rp30,7 triliun pada semester pertama 2026, tumbuh 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. EBITDA meningkat 14 persen menjadi Rp14,6 triliun dengan margin EBITDA mencapai 47,6 persen.
Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi dan diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 49,2 persen secara tahunan menjadi Rp3,2 triliun. Pertumbuhan ini didukung peningkatan bisnis, pengelolaan biaya, serta efisiensi operasional.
Dari sisi layanan, trafik data Indosat secara nasional tumbuh 19,9 persen. Average Revenue Per User (ARPU) juga meningkat 17,3 persen menjadi Rp46 ribu, dengan jumlah pelanggan seluler mencapai 93,4 juta.
Indosat menyebut pengembangan teknologi AI akan menjadi salah satu fokus pertumbuhan ke depan. Hal ini dilakukan melalui pengembangan AI Cloud, perluasan jaringan 5G, serta layanan digital yang mendukung keamanan dan produktivitas pelanggan.
Pada semester pertama 2026, bisnis AI Cloud Indosat mencatat pendapatan US$33 juta. Angka tersebut bahkan telah melampaui total pendapatan AI Cloud sepanjang 2025 yang mencapai US$28 juta.
Untuk memperkuat kapasitas jaringan, Indosat juga memperoleh tambahan spektrum 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Tambahan spektrum tersebut diharapkan meningkatkan kualitas layanan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital.
Selain pengembangan teknologi, Indosat juga menargetkan pengembangan satu juta talenta digital dan 100.000 wirausaha berbasis AI hingga 2029 melalui kemitraan dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Wadhwani Foundation.
Di Jawa Timur, perluasan jaringan dan program Desa Terkoneksi menjadi bagian dari upaya Indosat memperluas manfaat digitalisasi. Dengan semakin luasnya akses internet hingga wilayah perdesaan, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan, usaha, dan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....