Kecewa Pajak, Developer Game Indonesia Pertimbangkan Pindah dari Indonesia
- 26 Feb 2026 14:41 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Toge Productions merupakan salah satu wajah industri game lokal yang dikenal di kancah Internasional. Studio ini merupakan salah satu pionir industri game nasional yang dikenal secara global karena menciptakan game berkualitas seperti Infectonator, Coffee Talk, dan A Space for the Unbound. Toge Productions selama ini menjadi bukti nyata bahwa karya anak bangsa mampu menembus pasar global.
Toge Productions saat ini tengah mempertimbangkan untuk memindahkan operasional perusahaannya keluar dari Indonesia. Pasalnya berdasarkan postingan akun media sosial X milik CEO Toge Productions, Kris Antoni mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan pajak yang dinilai tidak rasional. Ia menuturkan bahwa perusahaannya tiba-tiba disebut kurang bayar oleh perpajakan dengan alasan biaya karyawan selama development wajib di amortisasi, dan Toge Productions tidak pernah melakukan atau memenuhi syarat untuk mengajukan kapitalisasi biaya development tersebut.
Amortisasi karyawan artinya gaji karyawan yang sudah dibayarkan tidak dianggap biaya. Padahal perhitungan pajak merupakan prosentase dari laba kotor yang diperoleh dari omset dikurangi biaya operasional. Sedangkan jika diamortisasi, gaji karyawan yang selama ini dibayarkan tidak dianggap sebagai biaya operasional, sehingga laba kotor lebih besar dan jumlah pajak yang dibayarkan jadi lebih tinggi. Padahal dalam industri game komponen biaya operasional terbesar merupakan sumber daya manusia atau gaji karyawan. Hal ini membuat pengusaha industri game merasa sangat dirugikan.

Dalam pernyataannya, Kris mengungkapkan bahwa sudah berusaha selama 17 tahun untuk memajukan perindustrian game di Indonesia. Kekecewaanya terhadap kebijakan pajak yang dinilai tidak rasional membuat Kris merasa frustasi dan mengungkap wacana untuk semakin yakin mempertimbagkan memindahkan operasional studionya keluar dari Indonesia. Ia merasa bahwa masalah seperti pajak tidak jelas dari pemerintah menghabiskan energi, waktu dan fokus yang seharusnya diarahkan untuk proses kreatif menciptakan video game.
Wacana relokasi ini jika terjadi membuat Indonesia berpotensi kehilangan salah satu studio paling berpengaruh yang menjadi inspirasi bagi banyak developer muda. Hal ini juga memberi sinyal kurang baik bagi pelaku industri kreatif lainnya. Padahal industri kreatif game merupakan salah satu penggerak ekonomi digital global yang paling menjanjikan. Industri ini memiliki perputaran uang hingga ratusan milliar dollar atau setara puluhan triliun per tahun, kontribusi industri ini juga tidak hanya dalam bentuk revenue, tetapi juga melalui penciptaan lapangan kerja, investasi, inovasi teknologi serta promosi budaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....