Indosat Tambah 500 BTS di Jatim
- 29 Okt 2025 19:10 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Jawa Timur semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu wilayah kunci bagi pertumbuhan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Hingga akhir kuartal III tahun 2025, jumlah pelanggan Indosat di wilayah ini telah mencapai 14,6 juta pengguna, menjadikannya basis pelanggan terbesar kedua di Indonesia.
EVP Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro mengatakan, wilayah Jawa Timur memberikan kontribusi signifikan terhadap total pelanggan nasional Indosat.
“Kontribusi pelanggan berkualitas di region Jawa Timur mencapai lebih dari 15 persen dari total pelanggan nasional,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Sebagai bentuk komitmen memperkuat layanan digital, Indosat Region Jawa Timur terus memperluas dan meningkatkan kualitas jaringannya. Dalam tiga bulan terakhir saja, perusahaan menambah lebih dari 500 BTS 4G, sehingga total BTS 4G di Jawa Timur kini telah melampaui 24.600 titik hingga akhir September 2025.
Fahd menambahkan, perluasan jaringan ini diiringi dengan peningkatan pelayanan person-to-person, seperti penambahan Mitra IM3 dan 3Kiosk di berbagai daerah, termasuk pedesaan.
“Kami ingin masyarakat di seluruh penjuru Jawa Timur bisa menikmati jaringan yang kuat dan layanan digital yang merata,” katanya.
Peningkatan jaringan tersebut, lanjutnya, juga menjadi bagian dari komitmen Indosat dalam mendukung pemerataan akses digital dan pemberdayaan masyarakat desa.
“Transformasi digital tidak boleh hanya terpusat di kota besar. Dengan penguatan jaringan dan kemitraan lokal, kami ingin membuka lebih banyak peluang ekonomi berbasis digital di tingkat desa,” tutur Fahd.
Sejalan dengan capaian positif di tingkat regional, kinerja Indosat secara nasional juga menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil di tengah tantangan ekonomi global. Indosat mencatat pendapatan Rp14,05 triliun pada kuartal ketiga 2025, tumbuh 3,8 persen dibanding kuartal sebelumnya, dengan laba bersih dinormalisasi mencapai Rp1,32 triliun.
Presiden Direktur dan CEO IOH, Vikram Sinha, menyebut bahwa perusahaan kini tengah mempercepat transformasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat layanan pelanggan dan keamanan digital. Salah satu langkahnya adalah melalui peluncuran Solusi Anti-Spam dan Anti-Scam serta pembangunan Sovereign Security Operations Center (SOC) pertama di Indonesia.
Langkah strategis ini diharapkan memperkuat ketahanan digital nasional sekaligus memastikan pengalaman pelanggan yang lebih aman dan cerdas.
“Dengan fondasi yang kuat dan inovasi berkelanjutan, kami yakin dapat terus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia,” ujar Vikram.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....