Icon Plus PLN Tawarkan Ragam Skema Panel Surya

  • 05 Okt 2025 11:24 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : PT Indonesia Comnets Plus (Icon Plus), anak perusahaan PLN yang bergerak di bidang solusi energi dan teknologi digital, memperkenalkan layanan pemasangan panel surya atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap dengan berbagai pilihan skema yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Manajer Icon Plus PLN Perwakilan Malang, Imam Prasetyo, menjelaskan bahwa saat ini terdapat beberapa metode pemasangan panel surya yang dapat dipilih oleh pelanggan.

“Kami menyediakan sejumlah opsi agar masyarakat maupun pelaku usaha bisa menyesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhannya,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).

Untuk segmen perusahaan atau bisnis (B2B), Icon Plus menyediakan tiga skema utama. Pertama, pelanggan dapat membeli langsung perangkat PLTS melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi Icon Plus. Kedua, pelanggan dapat memilih sistem sewa dengan pembayaran bulanan, di mana seluruh proses instalasi dan pemeliharaan ditangani oleh Icon Plus.

Ketiga, tersedia opsi pembiayaan melalui sistem leasing, yang memungkinkan perusahaan mencicil biaya hingga sistem menjadi milik penuh di akhir masa kontrak.

Menurut Imam, ketiga model tersebut dirancang agar kalangan industri tidak terbebani biaya awal yang besar. Fleksibilitas ini diharapkan dapat mempercepat adopsi energi terbarukan di sektor usaha.

Sementara untuk pelanggan individu atau rumah tangga (B2C), Icon Plus menawarkan mekanisme OTC (over the counter). Melalui skema ini, konsumen dapat membeli perangkat PLTS secara langsung tanpa harus terikat kontrak jangka panjang seperti leasing atau sistem sewa. Setelah pembelian, tim Icon Plus akan melakukan survei dan instalasi sesuai kebutuhan lokasi.

Imam menambahkan, berbagai alternatif tersebut dihadirkan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memanfaatkan energi bersih. “Kami ingin solusi ini menjangkau semua kalangan, dari rumah tangga hingga sektor industri, sehingga semakin banyak yang bisa beralih ke energi hijau,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....