Pelatihan Digital Genjot Daya Saing UMKM Malang
- 04 Okt 2025 20:25 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Malang. Melalui pelatihan digital yang digelar bersama Pemerintah Kota Malang dan Malang Creative Center (MCC), sebanyak 50 pelaku UMKM terpilih mendapatkan pembekalan keterampilan digital dan pengemasan produk.
AVP Brand Activation, Digital & Secmed IOH Fahri Sanad mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Indosat mendukung program pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing UMKM.
“Tujuannya agar pelaku UMKM lebih melek digital, memahami cara maksimal menggunakan media sosial dan AI dalam pemasaran produk,” ucapnya.
Menurut Fahri, banyak pelaku usaha yang sudah memiliki akun digital seperti Instagram, namun belum memanfaatkannya secara optimal. Melalui pelatihan ini, peserta dibimbing agar mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan.
Indosat, lanjutnya, juga mendukung dari sisi infrastruktur dengan penyediaan jaringan cepat dan solusi konektivitas seperti Wi-Fi Air, yang dinilai cocok untuk pelaku UMKM dengan mobilitas tinggi. “Dari sisi jaringan maupun harga, kami berusaha tetap bersahabat dengan kebutuhan UMKM,” kata Fahri.
Selain fokus pada literasi digital, IOH juga menggandeng Rumah Digital Literasi dan praktisi usaha lokal seperti Anissa dari PN Alekta, yang membagikan kisah perjalanan bisnisnya sebagai inspirasi.
“Kami ingin tidak hanya mengajarkan teori digital, tapi juga menghadirkan contoh nyata dari pelaku UMKM yang sukses memanfaatkan teknologi,” ujarnya.
Fahri menyebut, Kota Malang dipilih karena dukungan kuat dari pemerintah daerah dan antusiasme tinggi dari pelaku UMKM. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Surabaya dan direncanakan berlanjut ke sejumlah kota lain di Jawa Timur. “Yang mendaftar sebenarnya lebih dari 90 UMKM, tapi kuotanya baru 50 orang. Antusiasmenya luar biasa,” ungkapnya.
Keterlibatan IOH dalam pembinaan UMKM diharapkan menjadi contoh kolaborasi lintas sektor. “Kami terbuka jika ke depan ada kolaborasi dengan pihak lain, termasuk media, untuk mendukung pemberdayaan UMKM secara lebih luas,” kata Fahri menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....