Hoaks Beras Kimia Muncul Lagi, Ini Penjelasan Polisi

  • 05 Des 2025 12:19 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Hoaks beras kimia kembali beredar melalui pesan berantai WhatsApp dan menimbulkan keresahan warga.

Pesan itu memuat klaim penggerebekan produsen beras “UD Widodo” di Bululawang, Kabupaten Malang, serta tudingan penggunaan bahan kimia berbahaya. Narasi tersebut juga mencantumkan daftar merek beras yang disebut “beras kimia penyebab kanker”.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menegaskan bahwa pesan berantai itu merupakan informasi lama yang kembali disebar tanpa konteks.

“Informasi itu hoaks lama. Penanganan kasus UD Widodo terjadi pada 2017. Tidak ada penggerebekan atau penyegelan baru,” tegas Bambang, Jumat (5/12/2025).

Ia menjelaskan pesan hoaks umumnya tidak mencantumkan waktu kejadian, sehingga mudah menipu masyarakat.

“Jika diperhatikan, tidak ada tanggal di pesan tersebut. Ini ciri utama hoaks. Masyarakat diminta tidak percaya begitu saja dan tidak menyebarkan ulang informasi tanpa sumber jelas,” ujarnya.

Bambang memastikan Polres Malang bersama Satgas Pangan terus melakukan pengawasan distribusi beras dan bahan pangan lain.

“Pengawasan berjalan rutin. Bila ada temuan nyata, akan kami sampaikan secara resmi. Masyarakat harap tenang dan tidak terpengaruh kabar menyesatkan,” katanya.

Ia juga mengimbau warga untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.

“Bijaklah menerima informasi, terutama dari WhatsApp. Pastikan ada sumber resmi dan waktu kejadian yang jelas. Bila ragu, hubungi kepolisian melalui 110,” tegas Bambang.

Rekomendasi Berita