Hari Batik Nasional, UB Kenalkan Kembali Batik Tulis kepada Mahasiswa
- 02 Okt 2026 15:35 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Peringatan Hari Batik Nasional di Universitas Brawijaya (UB) diisi dengan kegiatan membatik bersama yang melibatkan sekitar 100 mahasiswa. Kegiatan yang digelar di depan Gedung Rektorat UB Jumat (2/10/2026) tersebut tidak hanya menjadi ajang memperingati batik sebagai warisan budaya, tetapi juga mengenalkan kembali teknik batik tulis kepada generasi muda.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Dyanningrum Pradhikta mengatakan, batik tulis perlu terus dikenalkan karena masyarakat kini lebih banyak mengenal batik cap. Di sisi lain, regenerasi perajin batik menggunakan canting juga menjadi tantangan.
“Saat ini masyarakat cenderung mengenal batik cap dan mulai lupa dengan batik tulis. Jumlah perajin canting pun terus menurun,” kata Dyanningrum.
Menurutnya, kegiatan membatik bersama diharapkan dapat membuat mahasiswa lebih dekat dengan proses pembuatan batik sekaligus mendorong mereka menggunakan batik dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi, desain batik kini berkembang menjadi lebih kasual dan sesuai dengan selera generasi muda.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari praktik mahasiswa Program Studi Seni Rupa UB dalam pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS). Mahasiswa diberi kesempatan mengembangkan motif batik dengan mengangkat sejumlah unsur budaya Nusantara, seperti senjata tradisional, permainan tradisional, dan alat transportasi.
Rektor UB, Prof. Widodo mengapresiasi kegiatan membatik bersama yang digelar bertepatan dengan Hari Batik Nasional.
“Batik sudah menjadi warisan budaya dunia. Ini kegiatan yang luar biasa,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Alfia, mahasiswa semester lima Fakultas Ilmu Kesehatan UB mengaku mendapat pengalaman baru karena untuk pertama kalinya belajar membatik secara langsung.
“Ini kegiatan yang seru dan bermanfaat. Kami ingin mendapatkan pengalaman langsung menggambar dan mewarnai batik,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....