Mendalankulon Tempo Doeloe, Festival Desa yang Padukan Budaya dan Ekonomi Warga
- 04 Sep 2026 07:57 WIB
- Malang
Poin Utama
- Acara Mendalankulon Tempo Doeloe yang digelar Kamis (3/9) malam di Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, menggabungkan hiburan dengan pengenalan kuliner dan kesenian tradisional.
- Kegiatan ini dirancang untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat lokal dan memperkuat sumber daya ekonomi warga desa.
- Bupati Malang M. Sanusi melihat acara ini sebagai bagian integral dari pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada infrastruktur tetapi juga penguatan kebersamaan dan kreativitas masyarakat.
RRI.CO.ID, Malang - Mendalankulon Tempo Doeloe di Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung Kamis (3/9/2026) malam itu juga menjadi ruang untuk mengenalkan kuliner dan kesenian tradisional sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
Bupati Malang, M. Sanusi menilai kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang memberi manfaat bagi masyarakat. Menurut dia, pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga penguatan kebersamaan, kreativitas, dan karakter masyarakat.
Mendalankulon Tempo Doeloe diisi sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan budaya lokal. Di antaranya festival kuliner tradisional, pertunjukan kesenian, dan kompetisi tari.
Sanusi mengatakan kegiatan semacam itu dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan budaya. Pada saat yang sama, aktivitas tersebut membuka ruang bagi pelaku UMKM, kuliner, seniman, dan ekonomi kreatif untuk terlibat.
"Ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat Mendalankulon adalah semangat guyub rukun, gotong royong, dan bersama-sama membangun lingkungan yang lebih maju tanpa meninggalkan akar budaya serta tradisi yang kita miliki," kata Sanusi.
Dia juga meminta generasi muda ikut mengambil peran dalam kegiatan masyarakat. Pemuda, lanjut Sanusi, perlu membawa gagasan dan inovasi tanpa meninggalkan nilai gotong royong serta kepedulian terhadap lingkungan.
"Jangan pernah merasa bahwa membangun daerah hanya menjadi tugas pemerintah. Pembangunan Kabupaten Malang membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemuda," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....