Tari Tirto Wening Gaungkan Pelestarian Kali Brantas
- 28 Jul 2026 09:59 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Aksi pelestarian lingkungan dikemas melalui pendekatan budaya dalam kegiatan Atur Tirto Wening yang digelar di Kampung Putih, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu 26 Juli 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Kali Brantas V Forkom Pokdarwis Kota Malang itu menghadirkan pertunjukan Tari Tirto Wening di bantaran Sungai Brantas.
Ritual Atur Tirto Wening merupakan prosesi mempersembahkan air bening atau suci dari Sungai Brantas sebagai simbol penghormatan terhadap sumber kehidupan sekaligus ajakan menjaga kelestarian sungai.
Suasana kegiatan semakin khidmat saat para penari menampilkan Tari Tirto Wening yang menggambarkan kejernihan air dan harmoni hubungan manusia dengan alam.
Sebelum puncak acara berlangsung, warga Kampung Putih bersama pegiat lingkungan melaksanakan kerja bakti membersihkan kawasan bantaran Sungai Brantas. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sungai.
Dalam pertunjukan itu, para penari mengenakan busana bernuansa tradisional dan menampilkan gerakan yang merepresentasikan aliran Sungai Brantas yang tenang, jernih, serta menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.
Panitia Festival Kali Brantas menilai seni budaya dapat menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan konservasi lingkungan kepada masyarakat.
"Tari Tirto Wening menjadi medium pengingat bagi kita semua. Melalui kelembutan seni, pesan tentang pentingnya menjaga kejernihan air dan merawat ekosistem Kali Brantas bisa lebih menyentuh hati masyarakat," ujar salah satu panitia Festival Kali Brantas.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan upaya masyarakat dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pelestarian budaya lokal. Melalui pendekatan seni, warga berharap kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Kali Brantas terus tumbuh di berbagai wilayah sepanjang aliran sungai.
Penyelenggaraan Atur Tirto Wening juga menjadi wujud komitmen komunitas lokal dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup melalui kegiatan yang edukatif, partisipatif, dan berbasis budaya.
Melalui sinergi antara tradisi, seni tari, dan gerakan konservasi, masyarakat Kampung Putih berharap upaya menjaga kualitas lingkungan Sungai Brantas dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari kawasan hulu hingga hilir. (Rinta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....