Barikan Jadi Wujud Syukur dan Perekat Kerukunan Warga

  • 17 Jun 2026 09:08 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar -Masyarakat Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, terus melestarikan tradisi Barikan yang rutin digelar menjelang datangnya 1 Suro atau 1 Muharam dalam penanggalan Hijriah. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini menjadi salah satu bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana mempererat hubungan antarwarga.

Ketua RT 04 Desa Ringinanom, Muhammad Ja'faron, mengatakan Barikan memiliki makna penting bagi kehidupan sosial masyarakat desa. “Tradisi ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya kepada RRI saat kegiatan berlangsung, Senin (15/6/2026) sore.

Barikan kali ini dilaksanakan di pertigaan jalan utama Desa Ringinanom pada malam menjelang 1 Suro. Warga dari berbagai kalangan berkumpul dengan membawa aneka hidangan dari rumah masing-masing yang kemudian ditata bersama sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, dan rasa persaudaraan yang telah menjadi ciri khas kehidupan masyarakat desa.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama dan sesepuh desa. Dalam doa tersebut, warga memohon keselamatan, kesehatan, ketenteraman, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Ringinanom. Momentum pergantian tahun Jawa juga dimanfaatkan warga untuk melakukan refleksi diri dan menyambut tahun baru dengan harapan yang lebih baik.

Setelah doa bersama, warga menikmati hidangan secara bersama-sama dalam suasana penuh keakraban. Melalui tradisi Barikan, masyarakat tidak hanya menjaga warisan budaya leluhur, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong, kerukunan, dan kebersamaan kepada generasi muda. Warga berharap tradisi ini dapat terus lestari dan menjadi pengingat pentingnya hidup harmonis dalam bermasyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....