Sambut Nyepi, Puluhan Ogoh-Ogoh Diarak Keliling Tosari
- 19 Mar 2026 15:07 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Jelang Hari Raya Nyepi tahun 2026, ribuan warga Tengger di lereng Gunung Bromo, tepatnya di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, memadati kawasan rest area setempat, Rabu (18/3/2026) sore.
Mereka datang untuk menyaksikan parade ogoh-ogoh yang diarak keliling desa.
Total ada 35 ogoh-ogoh yang diarak dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada Kamis, (19/3/2026).
Ketua PHDI Kabupaten Pasuruan, Sukisman menjelaskan, bahwa arak-arakan ini bukan sekadar pertunjukan seni budaya, melainkan ritual sakral untuk mengusir roh jahat.
"Arak-arakan patung raksasa ini bukan sekadar parade seni, melainkan bagian dari ritual penting untuk mengusir roh jahat pada malam Pengerupukan," ujar Sukisman, Rabu (18/3/2026) malam.
Selain mengarak ogoh-ogoh, warga juga melakukan ritual penyebaran nasi tawur, menyalakan obor atau api (meobor-obor) serta membakar ogoh-ogoh di akhir acara sebagai simbol pemusnahan kekuatan jahat sebelum memasuki keheningan Nyepi.
Sementara itu, Camat Tosari, Bakhtiar Bachri menjelaskan, perayaan Nyepi Tahun 2026 mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam" Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni, Indonesia Maju”. "
"Tema ini mengandung makna bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar yang harus hidup rukun dan saling menghormati," tutur Bakhtiar.
Ia menambahkan, bahwa rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penyucian diri bagi umat Hindu sebelum melaksanakan Catur Brata Penyepian yang dimulai pada Rabu (18/3/2026) tepat pukul 00.00 WIB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....