Minum Teh dan Kopi Sangat Panas Dikaitkan dengan Risiko Kanker Esofagus

  • 21 Sep 2026 13:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID,Malang - Teh dan kopi merupakan minuman yang sering dikonsumsi setiap hari. Banyak orang bahkan lebih menyukainya ketika masih sangat panas. Namun, sebuah penelitian besar di Inggris menemukan adanya hubungan antara kebiasaan mengonsumsi minuman yang sangat panas dengan peningkatan risiko salah satu jenis kanker esofagus.

Dikutip dari Eatingwell, sebuah penelitian besar di Inggris yang melibatkan hampir 1 juta orang dewasa menemukan hubungan antara konsumsi minuman sangat panas dan risiko squamous cell carcinoma (SCC), salah satu jenis kanker esofagus. Peserta penelitian diikuti selama sekitar 11 hingga 14 tahun dan tercatat lebih dari 2.300 kasus kanker esofagus.

Orang yang menyukai minuman dalam kondisi sangat panas memiliki risiko SCC sekitar tiga kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang memilih minuman hangat. Jumlah konsumsi juga menjadi perhatian. Mereka yang minum enam atau lebih minuman panas per hari memiliki risiko sekitar 71 persen lebih tinggi dibandingkan orang yang mengonsumsi kurang dari enam minuman panas sehari.

Meski demikian, kanker esofagus termasuk penyakit yang relatif jarang. Karena itu, peningkatan risiko relatif masih kecil. Penelitian ini juga bersifat observasional, sehingga belum dapat membuktikan bahwa minuman panas secara langsung menyebabkan kanker.

Dengan adanya temuan ini, bukan berarti masyarakat harus berhenti minum teh atau kopi. Salah satu langkah sederhana adalah membiarkan minuman sedikit mendingin sebelum diminum. Kebiasaan kecil ini juga dapat membantu mencegah mulut atau lidah terbakar akibat suhu yang terlalu tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....