Dorong Inklusivitas Hospitality, Grand Mercure Malang Gelar Pelatihan

  • 20 Sep 2026 00:01 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Menyambut Hari Bahasa Isyarat Internasional pada 23 September mendatang, Grand Mercure Malang Mirama memperkuat komitmen pelayanan ramah disabilitas melalui kolaborasi strategis bersama Yayasan Omah Gembira. Langkah nyata ini diwujudkan lewat penyelenggaraan talkshow advokasi hak kerja serta pelatihan bahasa isyarat gratis bagi para staf (heartists) dan masyarakat umum di Malang.

Mengangkat tema “Indahnya Bincang Isyarat”, inisiatif ini dirancang untuk membongkar hambatan komunikasi di ruang publik, khususnya pada industri jasa akomodasi dan hospitality.

Selain membekali keterampilan komunikasi non-verbal dasar, kegiatan ini berfokus pada advokasi hak kerja teman tuli serta etika berinteraksi yang inklusif, suportif, dan penuh penghormatan. Inisiatif ini merupakan bagian dari pilar keberlanjutan dan kepedulian sosial Accor Group, yang menempatkan kesetaraan aksesibilitas sebagai standar budaya pelayanan sehari - hari.

"Sebagai hotel yang berkomitmen menerapkan prinsip ramah disabilitas, kami percaya bahwa pelayanan terbaik berakar dari pemahaman dan kesetaraan," ujar Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama and Mercure Surabaya Grand Mirama, Sabtu (19/9/2026).

Ia juga menyampaikan dengan melalui kolaborasi berkelanjutan bersama Omah Gembira, Grand Mercure Malang Mirama memastikan seluruh stafnya untuk siap menyambut dan memberikan pelayanan yang hangat, aman, serta tanpa hambatan bagi seluruh tamu tanpa terkecuali.

Acara ini juga membuka ruang diskusi interaktif guna mendorong penciptaan ruang publik dan industri akomodasi yang makin mudah diakses oleh kelompok disabilitas di Kota Malang. Dalam kegiatan ini, inklusivitas lebih dari sekadar fasilitas fisik.

"Inklusivitas bukan sekadar menyediakan fasilitas fisik, tetapi bagaimana kita mampu berkomunikasi dan membangun empati tanpa sekat, Kolaborasi ini merupakan langkah nyata yang luar biasa dalam membuka ruang kesetaraan. Kami berharap para peserta tidak hanya menguasai komunikasi non verbal, tetapi juga siap menyambut teman tuli secara ramah dan bermartabat" tegas Riza Agung, Ketua Yayasan Omah Gembira.

Melalui program edukasi ini, Grand Mercure Malang Mirama berharap dapat menjadi inspirator dan pioneer bagi pelaku industri hospitality lainnya untuk terus mendorong terciptanya ekosistem pariwisata yang inklusif dan ramah disabilitas di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....