Seserang diakhirat Kelak Akan Berkumpul Bersama Orang yang dicintai

  • 17 Sep 2026 11:49 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Setiap orang kelak akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya di akhirat. Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW dengan mengikuti dan meneladani ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Ustaz Muhammad Syafi’ Na’im dalam acara Cahyaning Ati Pro 4 RRI Malang, Kamis (17/9/2026) pagi.

Ia menyampaikan, terdapat hadis sahih yang menjelaskan bahwa seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

“Seseorang kelak di akhirat akan berkumpul bersama orang yang dicintainya. Hadis sahih yang sangat populer dan menjadi kabar gembira bagi umat Muslim, yang artinya, ‘Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya.’ (HR. Bukhari dan Muslim),” katanya.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan, tetapi perlu diwujudkan dengan mengikuti sunnah serta meneladani akhlak dan perilaku beliau.

Ustaz Muhammad Syafi’ Na’im juga menjelaskan mengenai sebab turunnya Surah An-Nisa ayat 69. Ayat tersebut berkaitan dengan kekhawatiran para sahabat Nabi yang merasa takut tidak dapat bersama Rasulullah SAW di surga karena adanya perbedaan derajat.

Ia menceritakan, salah satu sahabat yang disebut dalam kisah tersebut adalah Tsauban, seorang yang dikenal memiliki kecintaan mendalam kepada Rasulullah SAW. Tsauban dikisahkan pernah datang kepada Nabi dalam keadaan sedih karena memikirkan kemungkinan dirinya tidak dapat mendampingi Rasulullah di akhirat.

“Surat An-Nisa ayat 69 turun sebagai jawaban atas kekhawatiran para sahabat Nabi yang takut tidak bisa melihat atau mendampingi Rasulullah di surga karena perbedaan derajat yang tinggi,” jelasnya.

Ia menerangkan, Surah An-Nisa ayat 69 memberikan penegasan mengenai orang-orang yang akan mendapatkan kebersamaan dengan golongan yang memperoleh nikmat dari Allah SWT.

Dalam ayat tersebut disebutkan, orang yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya akan dikumpulkan bersama orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, orang-orang yang benar atau shiddiqin, para syuhada, dan orang-orang saleh.

“Allah kemudian menurunkan Surah An-Nisa ayat 69 untuk menenangkan hati mereka. Ayat ini menegaskan bahwa siapa saja yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya akan dikumpulkan bersama orang-orang yang diberi nikmat, yaitu para nabi, orang-orang yang jujur dan benar imannya (shiddiqin), orang-orang yang mati syahid (syuhada), dan orang-orang saleh (shalihin),” terangnya.

Ustaz Muhammad Syafi’ Na’im mengatakan, kisah tersebut dapat menjadi pengingat bagi umat Muslim mengenai pentingnya kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kecintaan tersebut perlu diwujudkan melalui ketaatan kepada Allah SWT dan upaya meneladani kehidupan Rasulullah.

Pada bagian akhir, ia mengingatkan umat Muslim yang ingin mendapatkan kebersamaan dengan Rasulullah SAW di akhirat agar terus menumbuhkan kecintaan kepada beliau dengan tulus.

Menurutnya, salah satu bentuk kecintaan tersebut adalah dengan mempelajari, mengikuti, dan meneladani perilaku Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita ingin berkumpul dengan Nabi Muhammad SAW kelak di akhirat, maka cintailah beliau dengan setulus hati dengan cara meneladani setiap perilaku Nabi Muhammad SAW. Insyaallah, kita akan dikumpulkan bersama beliau di akhirat kelak,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....