Semangat Muda TRIP Bangkitkan UMKM lewat Peringatan Nilai Perjuangan

  • 03 Agt 2026 23:00 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Peringatan Hari TRIP di Monumen Pahlawan TRIP, Kota Malang, tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pelajar pejuang pada 31 Juli 1947, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menerjemahkan semangat kepahlawanan melalui aksi nyata. Salah satunya dengan mendorong pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari perjuangan membangun bangsa di masa kini.

Melalui kolaborasi antara Komunitas Pahlawan TRIP, Renaktor Malang, dan generasi muda, rangkaian kegiatan seperti upacara ziarah, tabur bunga, hingga teatrikal sejarah dikemas lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menghidupkan kembali kisah perjuangan para pelajar TRIP, kegiatan ini juga menghadirkan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat.

Program pemberdayaan UMKM ini berada di bawah pembinaan Pelindung atau Penasihat UMKM, Yuliantini Iskandar, dengan Koordinator UMKM, Ninin Hardjito, yang turut menginisiasi pengembangan UMKM Mas TRIP sebagai wadah kreativitas dan pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda. Konsep tersebut menjadi upaya agar nilai perjuangan tidak berhenti pada seremoni sejarah, melainkan mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Semangat gotong royong, keberanian, dan pengorbanan yang diwariskan para pejuang TRIP diterjemahkan oleh generasi muda melalui dukungan terhadap produk lokal dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Natasya, salah satu generasi muda G3 TRIP Malang, mengatakan bahwa perjuangan saat ini memiliki bentuk yang berbeda dibandingkan masa lalu. Jika dahulu para pelajar berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan segala keterbatasan, kini generasi muda memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui karya, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

"Kami ingin semangat perjuangan TRIP tidak hanya dikenang setiap tahun, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata. Mendukung UMKM lokal, menciptakan ruang kreatif bagi anak muda, dan mengajak masyarakat mencintai produk daerah adalah bagian dari perjuangan generasi kami untuk memperkuat ekonomi dan kebersamaan," ujar Natasya kepada RRI.co.id saat ditemui di kediamannya, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, Koordinator UMKM Mas TRIP, Ninin Hardjito, menjelaskan bahwa program UMKM Mas TRIP lahir sebagai bentuk nyata keberlanjutan semangat perjuangan para pelajar TRIP melalui pemberdayaan ekonomi generasi muda.

"Tujuan dari kita menginisiasi program UMKM Mas TRIP ini adalah untuk memberdayakan dan memberikan ruang kepada khususnya Generasi 3 untuk menyalurkan kreativitas dan inovasinya. Sesuai dengan tujuan Mas TRIP sendiri, 'Perjuangan Kuteruskan Sampai Akhir Zaman', kita dengan semangat meneruskan perjuangan generasi sebelumnya melalui pendidikan dan ketangguhan ekonomi, salah satunya adalah melalui UMKM ini," jelas Ninin

Salah satu tim Generasi Ketiga yang turut serta dalam kegiatan Bazaar UMKM Peringatan 31 Juli (Foto: Mas TRIP)

Senada menyambut, Dendi dari Renaktor Malang menilai bahwa menjaga sejarah harus diiringi dengan upaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pelestarian sejarah, kreativitas anak muda, dan pemberdayaan UMKM menjadi cara efektif agar semangat perjuangan tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Melalui peringatan Hari TRIP, generasi muda menunjukkan bahwa nilai kepahlawanan tidak hanya diwujudkan dengan mengenang jasa para pejuang, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan menggerakkan UMKM, mendukung ekonomi kreatif, dan memperkuat kolaborasi komunitas, semangat perjuangan para pelajar TRIP terus hidup sebagai inspirasi bagi pembangunan Kota Malang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....