BMKG Prediksi Angin Kencang hingga 50 Km/Jam di Jawa Timur
- 23 Jul 2026 20:19 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Timur untuk mewaspadai potensi angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Meski saat ini telah memasuki musim kemarau, potensi hujan lokal dengan intensitas singkat masih dapat terjadi di sejumlah wilayah, terutama daerah dataran tinggi.
Forecaster on Duty BMKG Jawa Timur, Andang, saat diwawancarai di Pro 2 RRI Malang mengatakan bahwa kondisi cuaca di Malang Raya secara umum didominasi cuaca cerah hingga berawan. Namun, masyarakat diminta lebih memperhatikan potensi angin kencang yang diperkirakan mencapai kecepatan 50 kilometer per jam.
"Yang perlu diwaspadai beberapa waktu ke depan adalah angin kencangnya. Diprediksi kecepatannya bisa mencapai 50 kilometer per jam. Selain itu, dalam satu hingga dua hari ke depan suhu udara pada pagi hari diperkirakan lebih dingin dibandingkan pagi ini," ujar Andang, Kamis(23/07/2026) pagi
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko apabila terdapat pohon rindang, baliho, atau benda lain yang rawan roboh akibat terpaan angin. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan sekitar serta meningkatkan kewaspadaan.
Meski musim kemarau telah berlangsung, Andang menjelaskan peluang hujan belum sepenuhnya hilang. Hujan masih mungkin terjadi, tetapi bersifat lokal dan berdurasi singkat.
"Potensi hujan singkat masih ada, tetapi sifatnya lokal. Jadi secara umum peluang hujan di Malang Raya memang kecil, namun di beberapa titik masih sangat dimungkinkan terjadi hujan deras sesaat," jelasnya.
Ia menambahkan, wilayah yang memiliki peluang lebih besar mengalami hujan lokal adalah kawasan dataran tinggi, seperti Kabupaten Malang bagian yang berbatasan dengan Lumajang serta Kota Batu. Sementara itu, Kota Malang juga masih berpotensi diguyur hujan lokal meski intensitasnya tidak sebesar wilayah Batu.
Selain itu, Andang menegaskan bahwa potensi angin kencang tidak hanya terjadi di Malang Raya, melainkan merata di seluruh wilayah Jawa Timur.
BMKG juga mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG. Menurut Andang, prakiraan cuaca merupakan hasil prediksi ilmiah yang terus diperbarui mendekati waktu kejadian sehingga informasi terbaru perlu diakses secara berkala.
"Masyarakat diharapkan selalu memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG maupun kanal resmi BMKG agar mendapatkan informasi yang paling mutakhir," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....