Produksi Naik 50 Persen, UMKM Lila Bolen dan Cake Bertransformasi lewat Teknologi

  • 13 Jul 2026 11:22 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo melaksanakan program pemberdayaan UMKM bertajuk “Transformasi Produksi dan Pemasaran Lila Bolen dan Cake Berbasis Teknologi Tepat Guna untuk Peningkatan Produktivitas di Maron Probolinggo”. Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2026 melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.

Program dilaksanakan oleh tim yang terdiri atas Ani Sulianti, S.Pd.,M.Pd. selaku ketua tim, bersama anggota Yayuk Indah Wahyuning Tyas, S.E.,M.M, Novita Lidyana, S.P.,M.M.A dan Mutimmah Rustianawati, S.E.,M.Akun.

UMKM Lila Bolen dan Cake yang berlokasi di Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo merupakan usaha yang bergerak dalam produksi aneka bolen dan cake rumahan. Sebelum program dilaksanakan, mitra menghadapi sejumlah kendala pada aspek produksi dan manajemen usaha. Proses produksi masih menggunakan peralatan sederhana dengan kapasitas terbatas sehingga produktivitas belum optimal. Selain itu, pencatatan keuangan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta pemasaran digital belum dilakukan secara maksimal.

Melalui program ini, tim pengabdian memberikan bantuan teknologi tepat guna berupa mesin mixer adonan, oven pemanggang, dan mesin cetak adonan untuk meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan pengoperasian mesin, penyusunan SOP produksi dan sanitasi, serta pendampingan peningkatan kualitas produk.

Ketua tim pengabdian, Ani Sulianti, menjelaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi UMKM.

"Penggunaan mesin produksi yang lebih modern mampu mempercepat proses kerja, meningkatkan keseragaman produk, serta membantu mitra memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat," jelasnya kepada rri.co.id, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, setelah penerapan teknologi, kapasitas produksi meningkat dari sekitar 300–400 pcs per hari menjadi 500–600 pcs per hari atau meningkat hingga 50 persen dibandingkan sebelum program dilaksanakan.

Selain bidang produksi, program juga difokuskan pada penguatan manajemen usaha melalui pelatihan pencatatan keuangan, perhitungan HPP, penyusunan administrasi usaha, branding produk, serta pemasaran digital melalui media sosial. Pendampingan ini bertujuan agar mitra mampu mengelola usaha secara lebih profesional dan memperluas jangkauan pemasaran produk.

Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra baik pada bidang produksi maupun manajemen usaha. Mitra telah mampu mengoperasikan peralatan produksi secara mandiri, menerapkan SOP produksi, melakukan pencatatan keuangan sederhana, menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi produk.

Berdasarkan hasil evaluasi program, tingkat keberdayaan mitra pada bidang produksi mengalami peningkatan dari kategori dasar menuju kategori berkembang. Peningkatan tersebut ditunjukkan melalui penggunaan teknologi produksi, peningkatan kapasitas produksi, efisiensi kerja, serta peningkatan kualitas produk.

Pada bidang manajemen dan pemasaran, mitra juga mengalami peningkatan kemampuan dalam pengelolaan usaha, branding produk, dan pemasaran digital sehingga lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Universitas Panca Marga dalam mendukung pengembangan UMKM lokal melalui penerapan teknologi tepat guna dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Diharapkan, keberhasilan program ini dapat mendorong UMKM Lila Bolen dan Cake untuk terus berkembang, meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar. (dwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....