Hubbul Qur'an Tanamkan Cinta Al-Qur'an sejak Dini

  • 04 Jul 2026 10:55 WIB
  •  Malang
Poin Utama
  • TK ABA 33 Malang menyelenggarakan Hubbul Qur'an Angkatan VII melibatkan 60 peserta didik dengan metode pembelajaran Al-Qur'an Ummi yang terstruktur dan mudah diterapkan untuk anak usia dini.
  • Kegiatan ini pertama kalinya diselenggarakan di luar lingkungan sekolah dan berfungsi sebagai sarana apresiasi sekaligus media evaluasi bersama antara sekolah, orang tua, dan lembaga pendidikan Al-Qur'an.
  • Metode Ummi mengedepankan pembelajaran yang mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati melalui direct method, dengan keberhasilan pembelajaran yang bergantung pada sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua di rumah.

RRI.CO.ID, Malang - Menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muslim yang berakhlak mulia. Komitmen tersebut diwujudkan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 33 Kota Malang melalui penyelenggaraan Hubbul Qur'an Angkatan VII, sebagai bentuk apresiasi atas proses belajar membaca Al-Qur'an yang telah ditempuh para peserta didik menggunakan metode Ummi.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an anak - anak, tetapi juga menjadi sarana memberikan informasi kepada orang tua mengenai perkembangan dan kualitas pembelajaran jilid Ummi yang telah dicapai selama belajar di sekolah.

Tahun ini, sebanyak 60 peserta didik mengikuti Hubbul Qur'an Angkatan VII yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar lingkungan sekolah sehingga memberikan pengalaman baru bagi para siswa maupun orang tua.

Kepala TK ABA 33 Kota Malang, Riyati, S.Pd.I, mengatakan Hubbul Qur'an merupakan bentuk penghargaan atas semangat belajar anak sekaligus media evaluasi bersama antara sekolah dan wali murid.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan apresiasi kepada anak-anak atas usaha mereka belajar membaca Al-Qur'an. Orang tua juga dapat mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan mengaji putra - putrinya selama mengikuti pembelajaran dengan metode Ummi di sekolah," ujarnya Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, sekolah memilih bekerja sama dengan Ummi Foundation Kota Malang karena metode Ummi dinilai mudah diterapkan kepada anak usia dini serta memiliki sistem pembelajaran yang terstruktur sehingga memudahkan guru dalam mendampingi proses belajar mengaji.

Peserta Munaqosyah dan Hubbul Qur'an beserta ibu guru (Foto: TK ABA 33 Malang)

Ia berharap melalui kegiatan tersebut peserta didik mampu memiliki kualitas bacaan Al-Qur'an yang baik sesuai makhraj huruf, hukum tajwid, serta panjang pendek bacaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana melatih keberanian dan rasa percaya diri anak untuk tampil di depan umum.

Supervisor Ummi Foundation Kota Malang, Nur Kholis, S.Pd, menjelaskan metode Ummi mengedepankan pembelajaran yang mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati melalui pembelajaran langsung (direct method).

"Usia dini merupakan masa emas atau golden age sehingga pembelajaran Al-Qur'an yang diberikan sejak awal akan menjadi dasar pembentukan karakter anak sebagai muslim dan muslimah yang mencintai Al-Qur'an. Indikator keberhasilannya adalah anak mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar," jelasnya.

Ia menambahkan keberhasilan pembelajaran Al-Qur'an tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan sinergi bersama orang tua dengan mengulang kembali materi yang telah dipelajari anak di rumah menggunakan metode yang sama.

Koordinator Ummi TK ABA 33 Kota Malang, Af'illah Vega Oktarima, S.Psi, menambahkan bahwa kolaborasi antara guru dan keluarga menjadi faktor penting agar pembelajaran Al-Qur'an berlangsung secara berkesinambungan dan memberikan hasil yang optimal.

Salah seorang wali murid mengaku merasakan perubahan positif setelah anak mengikuti pembelajaran Al-Qur'an di sekolah. Selain mulai lancar membaca Al-Qur'an, anak juga mampu menghafal berbagai surat pendek, doa - doa harian, serta hadis yang menjadi bekal dalam kehidupan sehari - hari.

Sementara itu, salah satu peserta mengaku senang belajar mengaji bersama teman-temannya karena suasana belajar terasa menyenangkan. Ia juga telah menghafal sejumlah surat pendek seperti An-Nas hingga At-Takatsur, serta berbagai doa harian yang dipelajari di sekolah.

Melalui Hubbul Qur'an Angkatan VII, TK ABA 33 Kota Malang berharap semangat mencintai Al-Qur'an dapat terus tumbuh dalam diri setiap anak sejak usia dini. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan lembaga pendidikan Al-Qur'an diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya cakap membaca Al-Qur'an, tetapi juga mengamalkan nilai - nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari - hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....