Menjaga Hak Sholat & Puasa, Ustadzah Dewi Latifah Ajak Umat Istiqomah dalam Ibadah

  • 18 Mei 2026 06:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Program tausyiah Mutiara Pagi menghadirkan narasumber Ustadzah Hj. Dewi Latifah yang mengulas pentingnya memenuhi hak-hak ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kajian tersebut, ia menekankan bahwa ibadah tidak cukup hanya menjalankan kewajiban, tetapi juga perlu disempurnakan dengan amalan-amalan sunnah yang dicintai Allah SWT.

Menurutnya, salah satu hak sholat yang perlu dijaga umat Islam adalah melaksanakan sholat sunnah rawatib. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya menjaga 12 rakaat sholat sunnah rawatib setiap hari.

“Jangan hanya sholat wajib saja, tapi sempurnakan dengan qobliyah dan ba’diyah. Semakin bertambah usia, harus semakin dekat kepada Allah, jangan malah malas beribadah,” tutur Ustadzah Dewi Latifah dalam siaran tausyiah Mutiara Pagi, Senin (18/05/2026).

Dalam sejumlah hadis shahih disebutkan, siapa yang menjaga 12 rakaat sholat sunnah rawatib setiap hari, maka Allah akan membangunkan rumah di surga baginya. Adapun 12 rakaat tersebut terdiri dari empat rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat sesudah Zuhur, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sholat sunnah sebelum Subuh. Bahkan Rasulullah SAW menyebut dua rakaat qabliyah Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Selain itu, Ustadzah Dewi Latifah mengajak masyarakat membiasakan sholat berjamaah dan memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah sunnah. Ia turut menyampaikan keutamaan sholat sunnah sebelum Ashar.

“Allah merahmati orang yang sholat sebelum Ashar empat rakaat,” ujarnya, merujuk pada hadis Nabi tentang keutamaan sholat sunnah sebelum Ashar.

Tak hanya membahas sholat, tausyiah juga mengulas hak puasa yang dapat dipenuhi dengan melaksanakan puasa sunnah minimal tiga hari setiap bulan. Menurutnya, amalan sederhana tersebut memiliki pahala besar di sisi Allah SWT.

“Kalau kita puasa tiga hari setiap bulan, pahalanya seperti puasa satu bulan penuh,” jelasnya.

Penjelasan tersebut sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang menerangkan bahwa setiap satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali, sehingga puasa tiga hari setiap bulan bernilai seperti puasa sepanjang bulan.

Dalam tausyiah itu, Ustadzah Dewi Latifah juga mengingatkan bahwa orang yang berpuasa memiliki doa yang mustajab. Karena itu, ia mengajak pendengar memperbanyak doa dan menggantungkan pertolongan hanya kepada Allah SWT.

“Tidak ada yang bisa memberi hidayah dan pertolongan selain Allah,” ungkapnya.

Melalui tema hak sholat dan puasa ini, program Mutiara Pagi mengajak masyarakat menjadikan ibadah bukan sekadar rutinitas, melainkan jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh kesungguhan dan istiqomah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....