Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah serta Arafah 2026
- 11 Mei 2026 04:59 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Puasa Tarwiyah dan puasa Arafah menjadi dua amalan sunnah yang paling dianjurkan menjelang Hari Raya Iduladha. Kedua puasa tersebut dilaksanakan pada awal bulan Dzulhijjah dan memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam.
Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H, puasa Tarwiyah diperkirakan jatuh pada Senin, 25 Mei 2026, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026. Adapun Hari Raya Iduladha diprediksi berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.
Dilansir dari BAZNAS RI, Senin (11/05/2026) puasa Tarwiyah merupakan ibadah sunnah yang dilakukan pada 8 Dzulhijjah. Dalam sejarah ibadah haji, hari Tarwiyah menjadi waktu persiapan jamaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais disebutkan bahwa orang yang melaksanakan puasa Tarwiyah akan memperoleh pahala besar sebagaimana kesabaran Nabi Ayub AS.
Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah:
“Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.”
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”
Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah bersamaan dengan momentum wukuf jamaah haji di Arafah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang.
Berikut niat puasa Arafah:
“Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala.”
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.”
Selain memperoleh pahala, puasa sunnah menjelang Iduladha juga menjadi sarana memperkuat spiritualitas dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Umat Islam dianjurkan memanfaatkan momentum bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak amal ibadah dan kebaikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....