Sinergi Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci Mutu Pendidikan di Kota Malang
- 10 Mei 2026 21:24 WIB
- Malang
Poin Utama
- Sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Malang.
- Pelaksanaan kegiatan sekolah yang melibatkan orang tua perlu dimusyawarahkan agar tidak memberatkan siswa maupun wali murid.
- Pendidikan di Kota Malang bersifat gratis namun berstandar, dengan dukungan masyarakat sebagai faktor penentu kualitas pendidikan.
RRI.CO.ID, Malang - Sinergi antara sekolah dan orang tua dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Malang. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., saat menghadiri kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan XIII SD Insan Amanah di Akasia Ballroom Hotel Savana Malang yang diikuti ratusan siswa dan wali murid, Minggu (10/5/2026) pagi.
Dalam kesempatan itu, Suwarjana menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bertumpu pada sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dalam mendampingi proses belajar anak. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara sekolah dan orang tua akan memperkuat pembentukan karakter sekaligus peningkatan prestasi siswa.
“Saya mengapresiasi SD Insan Amanah dan para orang tua siswa. Inilah yang disebut kolaborasi antara sekolah dan masyarakat. 351 peserta ini sangat membanggakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kota Malang sebagai kota pendidikan harus terus menjaga kualitas layanan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter. Karena itu, keterlibatan masyarakat, khususnya orang tua siswa, menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan.
Suwarjana juga menyoroti pentingnya komunikasi dan musyawarah dalam pelaksanaan kegiatan sekolah yang melibatkan orang tua, seperti kegiatan seremonial atau wisuda. Ia menegaskan bahwa setiap keputusan harus mempertimbangkan kondisi seluruh pihak agar tidak menimbulkan beban bagi siswa maupun wali murid.
“Pelaksanaan kegiatan seperti wisuda atau seremonial di sekolah sebaiknya dimusyawarahkan bersama komite, paguyuban, dan pihak sekolah. Jika ada kondisi tertentu, jangan sampai anak dirugikan. Semua harus diselesaikan dengan baik melalui musyawarah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendidikan di Kota Malang pada dasarnya bersifat gratis namun tetap berstandar mutu tinggi. Hal tersebut menurutnya dapat terwujud apabila ada dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat dalam berbagai program pendidikan yang dijalankan sekolah.
Ia juga menyebutkan bahwa penilaian mutu pendidikan di Kota Malang tidak hanya dilihat dari aspek akademik, tetapi juga dari sejauh mana keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan anak.
Menutup pernyataannya, Suwarjana mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga pembentukan mental, jasmani, dan spiritual. Ia berharap sinergi yang telah terbangun antara sekolah dan orang tua dapat terus diperkuat demi mencetak generasi yang berkualitas di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....