Penguatan Nilai Al-Qur’an Dinilai Penting bagi Generasi Masa Depan

  • 10 Mei 2026 20:47 WIB
  •  Malang
Poin Utama
  • Penguatan nilai Al-Qur’an dinilai penting sebagai bekal moral dan spiritual generasi muda menghadapi tantangan zaman.
  • Pendidikan Al-Qur’an di SD Insan Amanah tidak hanya fokus pada hafalan, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak siswa.
  • Keberhasilan 351 siswa lulus munaqosah merupakan hasil sinergi sekolah, guru, dan orang tua dalam pendidikan berbasis Qurani.

RRI.CO.ID, Malang - Penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Pengurus Yayasan Pendidikan Insan Amanah, Drs. Saleh Albaity, dalam kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan XIII SD Insan Amanah yang digelar di Akasia Ballroom Hotel Savana Malang, Minggu (10/5/2026) pagi.

Menurut Saleh, generasi saat ini hidup di tengah arus perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat sehingga membutuhkan pondasi moral dan spiritual yang kuat. Ia menilai pendidikan agama, khususnya pembelajaran Al-Qur’an, memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. “Anak-anak tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik. Mereka juga harus memiliki nilai moral dan pegangan hidup yang kuat agar mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Saleh juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan 351 siswa SD Insan Amanah yang dinyatakan lulus munaqosah tahun 2026. Capaian itu disebut sebagai hasil kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak.

Ia menjelaskan, Yayasan Pendidikan Insan Amanah akan terus berkomitmen memperkuat program pembelajaran berbasis karakter dan nilai-nilai Qurani di lingkungan sekolah. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Saleh menambahkan, keberhasilan pendidikan karakter membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, terutama keluarga dan sekolah. Dukungan orang tua dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kebiasaan positif anak, termasuk dalam menjaga kedekatan mereka dengan Al-Qur’an di rumah maupun di lingkungan sekolah.

Menutup sambutannya, Saleh berpesan agar para siswa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap momen khotaman dan imtihan tidak menjadi akhir dari proses belajar, melainkan langkah awal untuk terus mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....