Pancasila Creative Kids Festival Hadir Bangun Karakter Anak

  • 09 Mei 2026 17:18 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang akan menggelar ajang pengembangan bakat sekaligus pendidikan karakter bagi siswa Sekolah Dasar se-Kota Malang dengan tajuk Pancasila Creative Kids Festival 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Pancasila 1 Juni 2026.

Di tengah semakin kuatnya pengaruh budaya digital terhadap kehidupan anak - anak saat ni, kepedulian terhadap pendidikan karakter kembali digaungkan melalui Pancasila Creative Kids Festival 2026. Kegiatan ini hadir sebagai ruang bagi anak - anak untuk mengenal, memahami, dan menerapkan nilai - nilai Pancasila melalui kreativitas dan seni.

Festival ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi Public Speaking semata dan menyanyi lagu bertema Pancasila bagi siswa SD se-Kota Malang, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, cinta budaya bangsa, serta membangun generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan berkarakter di tengah tantangan zaman modern.

Ketua pelaksana, Gisella Tahapary, menjelaskan bahwa festival ini lahir dari kepedulian terhadap pentingnya pendidikan karakter di tengah perkembangan era modern dan digital.

“Festival ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi bagaimana anak-anak dapat belajar menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, sekaligus memiliki karakter kuat,” ujarnya kepada www.rri.co.id, Sabtu (9/5/2026).

Pemenang Public Speaking Competition I, peringatan Hari Pancasila di Malang Town Square, Juni 2025. (Foto: classytalkacademy)

Festival ini akan digelar di Malang Town Square pada Minggu, 14 Juni 2026 dan menghadirkan dua cabang lomba utama, yakni Public Speaking dan Menyanyi Lagu Bertema Pancasila. Kompetisi ini diperuntukkan bagi siswa kelas 4 hingga kelas 6 SD dengan tujuan menanamkan semangat nasionalisme sejak usia dini.

Gisella menambahkan bahwa perkembangan teknologi dan media digital membuat anak - anak semakin mudah terpapar lagu - lagu dewasa, sehingga diperlukan ruang kreatif yang dapat mengenalkan kembali lagu nasional maupun lagu daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.

“Melalui festival ini, kami ingin anak - anak tetap mencintai lagu nasional dan lagu daerah agar budaya bangsa tidak perlahan terlupakan,” tambahnya.

Selain akan mendapatkan pengalaman di kompetisi ini, seluruh peserta juga akan memperoleh sertifikat resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, pemenang meraih tabungan TABASHA, serta tiket masuk program acara anak di Gajayana TV. Panitia berharap festival ini mampu menjadi ruang positif bagi anak - anak untuk menyalurkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat nilai Pancasila dan kebangsaan melalui kreativitas dan seni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....