Pagi Panas, Sore Hujan: Warga Mulai Ubah Kebiasaan

  • 08 Mei 2026 05:52 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Peralihan musim di Jawa Timur belakangan ini membuat masyarakat harus lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang datang tidak menentu. Dalam satu hari, cuaca bisa terasa sangat panas pada siang hari, lalu berubah menjadi mendung hingga hujan deras 0saat sore atau malam. Kondisi tersebut perlahan memengaruhi kebiasaan dan gaya hidup masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kini banyak warga mulai menyesuaikan barang bawaan maupun cara berpakaian saat bepergian. Payung, jaket, hingga jas hujan menjadi perlengkapan yang mulai rutin disiapkan, terutama bagi pengendara motor. Sementara itu, cuaca panas yang terasa lebih menyengat di siang hari juga membuat sebagian masyarakat memilih membawa bekal air minum sendiri agar tetap terhidrasi selama beraktivitas.

Perubahan kebiasaan ini terlihat mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran yang harus tetap beraktivitas meski cuaca berubah dengan cepat. Tidak sedikit warga yang mengaku kini lebih sering memantau kondisi langit sebelum keluar rumah karena khawatir hujan turun tiba-tiba saat perjalanan pulang.

Saat diwawancarai di Program SPADA Pro 2 Malang melalui sambungan telepon RRI pada Jumat, (8/5/2026), Faustine mengaku kini lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah. “Sekarang kalau berangkat kerja saya pasti lebih siap. Di motor harus selalu ada jas hujan ya nggak boleh ketinggalan karena sekarang itu cuaca nggak menentu juga pas berangkat ngantor cerah lalu nanti siang nya bisa tiba-tiba hujan deras benar-benar tidak bisa diprediksi karena akhir-akhir ini juga kalau di Kota Malang sendiri kan hujannya juga sering datang tiba-tiba,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan Michaela Wijaya. Ia mengaku cuaca panas selama siang hari membuatnya mulai rutin membawa tumbler saat kuliah. “Kalau siang sekarang kan panas banget , jadi mudah haus bawaanya ingin minum yang segar-segar atau dingin nah kan itu bahaya kalau pelariannya ke minuman yang manis terus ya dan harus beli-beli terus jadi ya mendingan bawa Tumbler aja kalau lagi ngampus biar minumnya kalau pas lagi haus air putih aja terus bisa diisi ulang juga kalau habis nah jadinya sekarang kalau aku sih lebih sering bawa tumbler ya , tubuh bisa tetap terhidrasi dan lebih ramah lingkungan juga ,” katanya.

Sementara itu, Febrina mengatakan cuaca pancaroba membuatnya lebih menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah sakit. “Sekarang lebih jaga kesehatan juga sedia vitamin booster ya bila perlu juga pakai masker kalau lagi kurang Fit atau dikantor lagi ada yang sakit biar ga mudah ketularan juga atau sebaliknya , soalnya teman kantor banyak yang mulai flu dan batuk karena cuaca berubah-ubah,” ungkapnya.

Selain memengaruhi kesehatan, perubahan cuaca juga membuat masyarakat dituntut lebih fleksibel dalam mengatur aktivitas harian. Warga pun diimbau tetap menjaga kondisi tubuh, memperhatikan pola istirahat, dan mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan agar tetap nyaman beraktivitas di tengah musim yang tidak menentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....