Anjuran Berpagi-Pagi di Hari Jumat: Keutamaan Datang Awal Sholat Jumat
- 05 Mei 2026 09:32 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Anjuran untuk berpagi-pagi di hari Jumat kembali diingatkan oleh Ustadzah Hj. Dewi Latifah sebagai bagian dari upaya memaksimalkan ibadah bagi kaum laki-laki. Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa datang lebih awal ke masjid untuk melaksanakan salat Jumat bukan sekadar kebiasaan baik, melainkan memiliki keutamaan besar yang sering kali diabaikan. Menurutnya, masih banyak jamaah yang datang mepet waktu khutbah, padahal ada pahala berlipat bagi mereka yang bersegera.
“Sering kita lihat, laki-laki datang ketika khutbah hampir dimulai, bahkan ada yang sudah masuk saat khotib di mimbar. Padahal dalam hadits dijelaskan bahwa malaikat mencatat pahala bagi yang datang lebih awal, dan catatan itu ditutup ketika khotib sudah naik mimbar,” ujar Ustadzah Dewi Latifah dalam dialog tausiyah Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Malang, Selasa (5/5/2026). Ia menambahkan bahwa momentum pagi hari Jumat seharusnya dimanfaatkan dengan baik, bukan justru diisi dengan aktivitas yang bisa ditunda.
Dalam beberapa hadits, Rasulullah SAW menggambarkan keutamaan datang lebih awal ke masjid pada hari Jumat dengan perumpamaan pahala seperti berkurban. Orang yang datang paling awal diibaratkan seperti berkurban unta, kemudian yang datang setelahnya seperti berkurban sapi, kambing, ayam, hingga telur. “Ini menunjukkan betapa besar keutamaan waktu. Semakin awal kita datang, semakin besar pula pahala yang kita dapatkan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa hari Jumat adalah hari yang penuh keberkahan, bahkan disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Di dalamnya terdapat waktu mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, datang lebih awal memberi kesempatan bagi jamaah untuk memperbanyak amalan seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, bershalawat, serta berdoa sebelum khutbah dimulai. “Kalau kita datang mepet, kita kehilangan banyak kesempatan ibadah yang sebenarnya sangat berharga,” tuturnya.
| Baca juga: Memaknai Hijrah dalam Kehidupan Kekinian |
Ustadzah Dewi Latifah juga menekankan pentingnya persiapan sejak pagi, mulai dari mandi Jumat, memakai pakaian terbaik, hingga berangkat dengan tenang tanpa terburu-buru. Menurutnya, adab ini bukan hanya soal penampilan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap hari Jumat dan ibadah yang akan dilaksanakan. “Islam mengajarkan kita untuk memuliakan hari Jumat, salah satunya dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin sejak pagi,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak kaum laki-laki untuk mulai membiasakan diri datang lebih awal ke masjid setiap Jumat. Kebiasaan ini, menurutnya, tidak hanya berdampak pada kualitas ibadah pribadi, tetapi juga membentuk suasana masjid yang lebih hidup dan khusyuk. “Jangan sampai kita termasuk orang yang datang terakhir lalu kehilangan keutamaan besar. Mari kita ubah kebiasaan, berangkat lebih awal, dan raih pahala yang sudah dijanjikan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....