Pentingnya Menjaga Keluarga: Rumah Damai Bukan Sekadar Indah Secara Fisik

  • 03 Mei 2026 17:57 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Pentingnya menjaga keluarga kembali ditekankan dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Malang. Dalam tausiyahnya, Ustazah Uzlifah mengingatkan bahwa keluarga merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Ia menyoroti maraknya kasus terkait pengasuhan anak, termasuk yang terjadi di daycare maupun video viral yang menunjukkan perlakuan tidak semestinya terhadap anak. Menurutnya, hal tersebut menjadi pengingat bahwa orang tua memiliki peran utama dalam memastikan keamanan dan kenyamanan anak.

“Jangan sampai kita hanya mementingkan diri sendiri, karena ada tanggung jawab besar yang akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah,” ujar Ustazah Uzlifah pada Sabtu (2/5/2026).

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk kembali memaknai arti rumah yang sesungguhnya. Menurutnya, rumah yang indah bukan hanya dinilai dari segi fisik, melainkan dari kedamaian yang dirasakan oleh anggota keluarga di dalamnya.

“Banyak orang memiliki harta berlimpah, jabatan tinggi, tetapi tidak merasakan kebahagiaan sejati. Ini fakta yang sering kita lihat di kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ustazah Uzlifah menambahkan bahwa kekosongan batin kerap terjadi meskipun secara materi tercukupi. Sebaliknya, rumah yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an justru menghadirkan ketenangan, meskipun secara fasilitas tidak mewah.

“Ketika rumah terpaut dengan Al-Qur’an, suasananya akan berbeda. Ada ketenangan dan kedamaian yang dirasakan oleh seluruh anggota keluarga,” imbuhnya.

Ia juga mengutip pesan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surat An-Nisa ayat 9 yang mengingatkan agar tidak meninggalkan generasi yang lemah. Hal ini menjadi landasan penting bagi orang tua untuk membekali anak dengan kekuatan akidah, mental, dan ekonomi.

Selain itu, dalam Surat At-Tahrim ayat 6, umat Islam diperintahkan untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Ayat tersebut menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan keimanan.

“Sebagai orang tua, kita harus memastikan anak-anak tumbuh kuat, baik secara akidah maupun mental. Ini bukan hanya tanggung jawab dunia, tapi juga akhirat,” tegasnya.

Ustazah Uzlifah juga mengingatkan pentingnya kerja sama dalam keluarga. Seorang ayah bertanggung jawab menjaga istri dan anak, sementara ibu juga memiliki peran dalam menjaga keharmonisan keluarga.

Ia menekankan pentingnya proses tarbiyah atau pendidikan dalam keluarga sebagai upaya membentuk karakter anak. Setiap keputusan yang diambil orang tua, menurutnya, harus mempertimbangkan dampaknya bagi anak.

“Jangan sampai keputusan yang kita ambil justru merugikan anak, termasuk dalam hal pengasuhan ketika orang tua sedang sibuk,” ujarnya.

Di akhir tausiyah, ia mengingatkan ajaran Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang melarang perlakuan kasar terhadap anak. Kekerasan, baik fisik maupun verbal, dinilai dapat berdampak buruk terhadap perkembangan anak.

Melalui tausiyah ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya membangun keluarga yang tidak hanya kuat secara materi, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keimanan dan kasih sayang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....