Silaturahmi Harus Lebih dari Sekadar Tradisi

  • 02 Mei 2026 07:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Tradisi silaturahmi saat Idulfitri telah menjadi kebiasaan yang melekat di masyarakat. Namun, seringkali kegiatan tersebut hanya menjadi rutinitas tanpa makna yang mendalam.

Dalam tausiyah Mutiara Pagi RRI Malang yang mengusung tema Silaturrahim dan Silaturrahmi, Ustazah Hj. Dra. Rukmini Amar, MAP menyampaikan bahwa, silaturahmi tidak seharusnya hanya menjadi seremoni, tetapi harus menjadi sarana memperbaiki hubungan.

"Silaturahmi memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan silaturahim. Hubungan ini meliputi interaksi dengan tetangga, teman, dan masyarakat secara umum. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan sesama menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial," ungkapnya, Jumat (1/5/2026)

Namun, makna silaturahmi tidak akan tercapai jika tidak dilandasi keikhlasan. Hj Rukmini mengingatkan bahwa meminta maaf tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus disertai dengan niat untuk memperbaiki diri. Hal ini menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar formalitas, melainkan proses perubahan sikap.

Dalam kehidupan sosial, konflik seringkali tidak dapat dihindari. Namun, setiap individu diharapkan mampu mengendalikan diri dan tidak mempertahankan ego. Hj Rukmini menegaskan jangan pernah mengatakan tidak akan memaafkan, karena itu justru merugikan diri sendiri.

Silaturahmi memiliki tujuan jangka panjang yang tidak hanya berdampak di dunia, tetapi juga di akhirat. "Jangan sampai kita berkumpul di dunia, tetapi terpisah di akhirat karena hubungan yang tidak diperbaiki," pesannya. Ini menjadi refleksi penting bagi masyarakat dalam menjaga hubungan antar manusia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....