Serunya Petualangan Edukasi RA Perwanida 3 Malang: Menjelajah Dunia Unggas
- 29 Apr 2026 14:53 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Suasana ceria menyelimuti kawasan Kedok Ombo pada Rabu, 29 April 2026. Sebanyak 68 siswa dari RA Perwanida 3 Kota Malang mengikuti kegiatan outing class yang penuh edukasi dan kegembiraan. Didampingi langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Hidayatul Chikmah, serta tim ahli dari Agung Edukasi, para siswa diajak untuk belajar di luar ruangan dengan cara yang interaktif.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB ini mengusung tema pengenalan alam dan keanekaragaman hayati. Tim pendamping dari Agung Edukasi yang terdiri dari Fanny Rizka, Lina, Dita, Vita, Diva, Huda, dan Sis, dengan sigap memandu anak-anak mengeksplorasi setiap sudut lokasi pembelajaran.
Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah materi mengenai jenis-jenis unggas. Jika biasanya siswa hanya melihat ayam di buku cerita atau pasar, kali ini mereka berinteraksi langsung dengan berbagai jenis ayam unik dari dalam maupun luar negeri.
Para siswa tampak antusias saat diperkenalkan dengan:
- Ayam Kapas: Yang memiliki bulu halus menyerupai kapas.
- Ayam Golden Sebright: Ayam hias dengan corak bulu yang sangat indah dan elegan.
- Ayam Serama dan Ayam Kate: Si kecil yang lincah dengan postur tubuh yang unik.
- Ayam Broiler: Ayam yang umum dikenal sebagai sumber protein masyarakat.
Tak hanya ayam, berbagai jenis burung cantik lainnya juga turut diperkenalkan, memberikan wawasan baru bagi anak-anak tentang betapa kayanya keanekaragaman jenis burung di dunia.
Selain mengenal dunia unggas, para siswa juga mendapatkan pengalaman berharga dengan terjun langsung memahami proses menanam padi. Dengan bimbingan instruktur, mereka belajar bagaimana nasi yang mereka makan sehari-hari bermula dari kerja keras petani di sawah.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa hormat terhadap profesi petani serta menumbuhkan rasa syukur atas makanan yang mereka nikmati. Melalui pengalaman taktil ini, anak-anak belajar bahwa setiap butir nasi memerlukan proses alam dan ketelatenan manusia.
Hidayatul Chikmah berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi tumbuh kembang siswa. "Manfaat outing class ini sangat besar. Selain membantu siswa mengenal lingkungan secara nyata, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap makhluk hidup sejak dini," ungkapnya.
Dengan metode pembelajaran langsung (experiential learning), materi yang disampaikan menjadi lebih mudah diserap dan diingat. Anak-anak tidak hanya membawa pulang ilmu pengetahuan, tetapi juga kenangan indah tentang persahabatan dan alam. (dwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....