Dharmasanti Nyepi Saka 1948 Sisya Pasraman Malang
- 26 Apr 2026 18:38 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Suasana di kawasan Pura Luhur Dwijawarsa yang berada satu kompleks dengan STAH Shantika Dharma mendadak semarak, Minggu (26/4/2026). Ratusan umat Hindu, khususnya wali dan sisya Pasraman Shantika Dharma, memadati lokasi dalam rangka kegiatan Dharmasanti memperingati Hari Suci Nyepi Saka 1948.
Sekitar 250 peserta dari berbagai jenjang Pendidikan, mulai tingkat TK, SD hingga SMA atau SMK semua turut ambil bagian dalam kegiatan yang sarat nilai spiritual dan edukatif tersebut. Yang menjadi daya tarik utama dalam Dharmasanti tahun ini adalah seluruh rangkaian acara ditampilkan langsung oleh para sisya Pasraman. Mulai dari pembawa acara, penampilan tari, pembacaan doa, hingga dharma wacana (ceramah keagamaan), semuanya dibawakan oleh anak - anak didik sendiri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga wadah pembelajaran nyata untuk mengasah kepercayaan diri, kreativitas, serta pemahaman nilai - nilai keagamaan.
Ketua pembina Pasraman, I Nyoman Sedana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang bertujuan membentuk karakter generasi muda Hindu.
“Melalui Dharmasanti ini, anak - anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung dalam mengekspresikan nilai - nilai agama dan budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Shantika Dharma, I Made Sunada, menegaskan pentingnya pendidikan agama sejak usia dini sebagai fondasi karakter generasi bangsa. “Anak - anak harus dibekali nilai tanggung jawab, dedikasi, serta kemampuan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari - hari. Ini penting agar mereka mampu berkarya dan mengabdi bagi bangsa dan negara,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa di usia ke - 25 tahun, Yayasan Shantika Dharma terus berkomitmen tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial seperti program pencegahan stunting, penghijauan, serta pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema “Wasudhaiva Kutumbakam, Satu Bumi Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju”, kegiatan ini menekankan nilai persatuan dan harmoni dalam keberagaman. Ke depan, pihak yayasan bahkan berencana memperluas kegiatan dengan melibatkan peserta lintas iman sebagai wujud nyata toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Ketua panitia, Komang Ayu Shari Semertini Adi, menyebutkan bahwa Dharmasanti juga menjadi sarana menjaring potensi anak - anak Pasraman. “Harapannya, mereka mampu terus berkembang, berkreasi, serta melestarikan nilai - nilai budaya dan spiritual,” tegas Shari kepada www.rri.co.id.
Melalui kegiatan ini, Pasraman Shantika Dharma Malang tidak hanya merayakan Hari Nyepi, tetapi juga menegaskan perannya sebagai pusat pembinaan generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berbudaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....