Pilah Sampah dari Rumah Bernilai Ekonomi

  • 15 Apr 2026 06:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah dinilai masih rendah. Padahal, kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi volume sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ketua Ngalam Waste Bank Kabupaten Malang, Musrofin, saat di wawancara Pro 2 Malang dalam dialog Program SPADA mengatakan permasalahan sampah tidak hanya terjadi di Kabupaten Malang, tetapi juga di berbagai daerah lain. Hal ini terlihat dari banyaknya pembahasan mengenai persoalan sampah yang kerap muncul di media maupun media sosial.

Menurutnya, salah satu penyebab persoalan tersebut adalah pola pikir masyarakat yang masih sebatas membuang sampah pada tempatnya tanpa memilah terlebih dahulu.

“Selama ini mindset masyarakat masih sebatas buanglah sampah pada tempatnya. Padahal sebelum itu, yang perlu dibiasakan adalah memilah sampah sejak dari rumah,” ujarnya saatdialog dalam program SPADA di RRI Pro 2 Malang, Selasa (14/4/2026)

Ia menjelaskan, keberadaan Ngalam Waste Bank bertujuan untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mulai membiasakan memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, langkah tersebut juga dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.

Musrofin menambahkan, semakin detail masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya, maka nilai ekonominya juga akan semakin tinggi. Misalnya, sampah plastik seperti gelas dan botol yang dipisahkan berdasarkan jenisnya memiliki harga jual yang lebih baik dibandingkan sampah yang tercampur menjadi satu.

“Kalau sampah dipilah sesuai jenisnya, nilainya bisa lebih tinggi. Tapi kalau dicampur memang lebih mudah bagi masyarakat, hanya saja nilai ekonominya akan menurun,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat mulai membiasakan diri untuk memilah sampah dari rumah. Dengan pengelolaan yang baik, sampah tidak hanya menjadi limbah yang dibuang, tetapi juga dapat memberikan manfaat tambahan bagi perekonomian keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....