Polinema Dorong Pendidikan Inklusif bagi Mahasiswa Difabel
- 14 Apr 2026 18:44 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Politeknik Negeri Malang terus mendorong pendidikan inklusif dengan menyiapkan mahasiswa difabel menghadapi dunia kerja secara optimal. Upaya ini dilakukan melalui penguatan program pengembangan karir serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait secara berkelanjutan.
Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Polinema, Ayu Sulasari, SE., MM, menyebut jumlah penyandang disabilitas di Indonesia cukup besar dan perlu perhatian serius. Potensi tersebut dinilai penting untuk diberdayakan melalui pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Mahasiswa difabel dinilai memiliki keunggulan dalam fokus dan konsistensi saat mengerjakan tugas tertentu dibandingkan kebanyakan orang. Hal tersebut menjadikan hasil pekerjaan mereka dinilai memiliki kualitas baik serta nilai yang mampu bersaing di dunia kerja.
“Hampir 10 persen masyarakat Indonesia itu penyandang disabilitas, jadi ini potensi besar yang harus diperhatikan,” ujarnya saat menjadi narasumber dialog Malang Siang Ini, Senin (13/4/2026).
Namun, proses pembinaan mahasiswa difabel membutuhkan waktu panjang, pendampingan intensif, serta kesiapan mental dan sosial yang matang. Lingkungan kampus dan keluarga juga memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan potensi mahasiswa difabel secara optimal.
“Menyiapkan teman-teman disabilitas ini tidak gampang, butuh pembiasaan diri dan juga dukungan lingkungan sosial,” ungkapnya.
Polinema saat ini masih mengembangkan sistem pendidikan inklusif melalui pendekatan bertahap dengan metode evaluasi berkelanjutan. Berbagai program mulai disiapkan seperti layanan konseling, pelatihan khusus, serta kerja sama dengan lembaga psikologi dan industri.
“Kami masih trial and error, jadi kalau ada kendala akan terus kami evaluasi supaya sistemnya bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Kerja sama dengan industri besar, UMKM, serta instansi pemerintah juga mulai diperkuat untuk membuka peluang kerja bagi difabel. Beberapa industri bahkan telah menyiapkan fasilitas khusus untuk mendukung kenyamanan dan produktivitas pekerja difabel.
“Industri sekarang sudah mulai membuka peluang, bahkan menyiapkan fasilitas khusus untuk mendukung teman-teman disabilitas,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....