Dugaan Pungli Dikeluhkan Pengunjung Air Terjun Tumpak Sewu
- 12 Apr 2026 21:41 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Seorang pengunjung mengaku mengalami dugaan pungutan liar saat berwisata di kawasan Air Terjun Tumpak Sewu pada Sabtu (11/4/2026). Pengunjung tersebut menyampaikan bahwa ia awalnya datang bersama rombongan dan memasuki area wisata melalui pintu masuk utama. Saat tiba di lokasi, ia diminta membayar tiket masuk sekaligus biaya parkir sebesar Rp20.000. Setelah melakukan pembayaran, pengunjung melanjutkan perjalanan menuruni jalur menuju titik utama air terjun yang dikenal memiliki panorama bertingkat menyerupai tirai raksasa tersebut.
Namun, setibanya di jalur bawah menuju area air terjun, pengunjung mengaku kembali dimintai uang sebesar Rp20.000 oleh seseorang yang tidak diketahui identitas maupun afiliasinya. Ia mengaku terkejut karena sebelumnya sudah membayar tiket resmi di pintu masuk. “Saya sudah bayar tiket di atas, tapi pas di bawah diminta bayar lagi. Tidak jelas ini resmi atau tidak, jadi saya pilih balik saja,” ujarnya saat menceritakan kejadian tersebut.
Merasa tidak mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai pungutan tambahan itu, pengunjung akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan hingga ke dasar air terjun. Ia memilih kembali ke area atas karena khawatir pungutan tersebut tidak memiliki dasar resmi dari pengelola wisata. “Saya sebenarnya ingin sampai ke bawah melihat air terjunnya langsung, tapi karena diminta bayar lagi dan tidak ada keterangan yang jelas, saya memilih kembali saja,” katanya.
Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait transparansi pengelolaan tiket di salah satu destinasi wisata unggulan yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang itu. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola terkait dugaan pungutan liar tersebut. Pengunjung berharap ada penertiban serta kejelasan sistem tiket agar tidak merugikan wisatawan dan tetap menjaga citra pariwisata daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....