Penyebab Tingginya Angka Perceraian Menurut Psikolog

  • 12 Apr 2026 19:10 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Meningkatnya angka perceraian di Indonesia menjadi perhatian, terutama dari sisi kesiapan mental pasangan dalam menjalani pernikahan. Banyak pasangan dinilai lebih fokus pada momen pernikahan dibandingkan kehidupan setelahnya.

Kurangnya kesiapan emosional, komunikasi, dan konflik yang tidak terselesaikan sering kali menumpuk dan berujung pada keputusan untuk berpisah. Banyak pasangan hanya fokus pada acara pernikahan, tapi lupa mempersiapkan kehidupan setelah menikah yang justru penuh tantangan.

“Komunikasi dan kematangan emosi adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan rumah tangga.” ujar Meyke Kriegenbergh, S.Psi., CHRM., Selasa (7/4/2026). Ia juga menambahkan bahwa kemampuan mengelola emosi dan menyelesaikan konflik juga sangat penting dalam menjaga hubungan.

Selain itu, pengaruh media sosial juga turut memengaruhi ekspektasi pasangan terhadap pernikahan. Banyak orang cenderung membandingkan hubungan mereka dengan apa yang terlihat di media, sehingga merasa tidak puas dengan kondisi sebenarnya.

Meski demikian, perceraian tidak selalu berdampak negatif, terutama jika terjadi dalam hubungan yang tidak sehat. Dalam beberapa kasus, berpisah justru menjadi jalan untuk menjaga kesehatan mental dan menemukan kembali jati diri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....