Cara Menanamkan Nilai Pancasila pada Generasi Muda di Era Digital
- 12 Apr 2026 17:22 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Di era gempuran teknologi yang semakin cepat, banyak informasi yang bisa diakses dengan mudah oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Namun, tidak semua informasi tersebut sejalan dengan nilai toleransi dan kebhinekaan, sehingga diperlukan pendampingan agar generasi muda tetap memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah terpengaruh.
Melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di kelas, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga diajak untuk menerapkan sikap saling menghargai, gotong royong, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Cara termudah yang dapat dilakukan adalah dengan mengamalkan nilai-nilai dari kelima sila Pancasila dalam aktivitas sederhana di lingkungan sekitar.
Guru memiliki peran besar sebagai teladan sekaligus pembimbing dalam proses pembentukan karakter siswa. Dengan pendekatan yang lebih relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, guru dapat membantu siswa memahami batasan, etika, serta pentingnya menghargai perbedaan di tengah keberagaman.
“Menanamkan nilai Pancasila tidak cukup hanya lewat teori, tetapi harus dicontohkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” ujar Shintia Rachmayanti, Guru PKn Mts Hasyim Asy’ari Batu, Senin (6/4/2026). Ia juga menekankan bahwa pendekatan yang humanis dan komunikatif menjadi kunci agar nilai tersebut dapat diterima dengan baik oleh siswa.
Di sisi lain, orang tua tetap menjadi pihak utama dalam membentuk karakter anak sejak dini, terutama di lingkungan keluarga. Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci utama agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan secara konsisten dalam kehidupan generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....