Sinergitas RRI Malang dan RSBN Perkuat Layanan Sosial
- 09 Apr 2026 18:08 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Malang melakukan penjajakan sinergitas berkelanjutan dengan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang dalam rangka memperkuat layanan publik dan pemberdayaan sosial. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya.
Layanan rehabilitasi sosial memiliki peran yang penting dalam mendukung tumbuh kembang masyarakat berkebutuhan khusus. Melalui pendampingan yang tepat, mereka tidak hanya mendapatkan pemulihan fungsi sosial, tetapi juga kesempatan untuk mandiri, percaya diri, serta berkontribusi di tengah masyarakat. Dalam konteks ini, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang senantiasa hadir sebagai garda depan dalam memberikan layanan terpadu yang menyentuh aspek pendidikan, keterampilan, hingga pemberdayaan.
Di sisi lain, peran media publik seperti LPP RRI menjadi sangat strategis dalam memperluas jangkauan informasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mendorong dukungan terhadap program - program sosial yang inklusif. RRI tidak hanya berfungsi sebagai penyiar informasi, tetapi juga sebagai mitra kolaboratif dalam mengangkat isu-isu sosial dan mendorong partisipasi publik.

Untuk diketahui bahwa RRI senantiasa berkomitmen meningkatkan layanan kepada masyarakat luas terutama juga untuk masyarakat berkebutuhan khusus. Melalui kunjungan LPP RRI Malang ke RSBN Malang membuktikan hadirnya nilai kemanusiaan untuk sesama. Pada rabu (8/4/2026) dari pihak RRI Malang hadir Andri Dwi Wicaksono selaku Koordinator Marketing bersama Slamet Dwi dari layanan publik RRI Malang. Keduanya disambut oleh Tetri Nabila Nurbaiti, S.Tr. Sos., selaku plt. Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Bina Netra RSBN Malang, serta Hadi selaku Penelaah Teknis Kebijakan RSBN.
Dalam pertemuan tersebut, Tetri Nabila Nurbaiti menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif sinergi yang terus dibangun RRI. Ia menyatakan bahwa RSBN memiliki berbagai program rehabilitasi dan pemberdayaan yang potensial untuk dikembangkan bersama RRI.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Dengan adanya beberapa program RSBN, semoga dapat dikembangkan bersama RRI menjadi lebih baik lagi dan berjalan sukses,” ujarnya.
Senada dengan itu, Hadi juga menambahkan bahwa kolaborasi antara RRI dan RSBN bukanlah hal baru. Ia menyebutkan bahwa kerja sama telah terjalin beberapa kali sebelumnya dan memberikan dampak positif. “RRI sudah sekian kali bekerja sama dengan RSBN, sehingga ini bukan hal baru. Ke depan, kami berharap kerja sama yang sudah terjalin dengan baik ini dapat terus dioptimalkan,” ungkap Hadi.

Dalam kesempatan tersebut, RSBN Malang juga menyampaikan rencana peluncuran inovasi layanan baru berupa “Omah Terapiku” yang akan launching tanggal 19 Mei 2026. Gadisku Malang juga dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi air panas untuk menunjang kenyamanan pengguna layanan. Semua dihadirkan dengan konsep layanan kesehatan dan relaksasi yang professional.
Dengan dukungan kamar terapi yang bersih dan estetik serta layanan spa, meliputi pijat, massage, dan body scrub. Seluruh terapis yang terlibat merupakan binaan RSBN yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan secara profesional, sehingga memiliki keterampilan yang mumpuni di bidangnya.
Kehadiran Gadisku Malang diharapkan tidak hanya menjadi sarana rehabilitasi, tetapi juga membuka peluang kemandirian bagi para penerima manfaat. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergitas antara RRI Malang dan RSBN Malang dapat semakin kuat, khususnya dalam mendukung penyebarluasan informasi, pemberdayaan penyandang disabilitas netra, serta pengembangan layanan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....