Stop Bullying: Luka yang Tidak Terlihat
- 08 Apr 2026 11:23 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Fenomena perundungan atau bullying kembali menjadi perhatian publik setelah diangkat dalam dialog psikologi di Pro 1 RRI Malang. Dalam siaran tersebut, psikolog Rinta Sandri, S.Psi., M.Psi., menegaskan bahwa dampak bullying tidak selalu tampak secara fisik, namun meninggalkan luka psikologis yang mendalam dan berkepanjangan. Tema “Stop Bullying: Luka yang Tidak Terlihat” menjadi pengingat bahwa bahaya perundungan sering kali tersembunyi, tetapi memiliki dampak serius bagi korban.
Rinta menjelaskan bahwa korban bullying kerap mengalami tekanan emosional yang tidak disadari oleh lingkungan sekitar. “Luka akibat bullying itu tidak selalu terlihat. Secara fisik mungkin tidak ada bekas, tetapi secara psikologis bisa sangat membekas, bahkan hingga dewasa,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dampak tersebut dapat berkembang menjadi kecemasan, rasa tidak berharga, kehilangan kepercayaan diri, hingga gangguan kesehatan mental yang lebih kompleks jika tidak ditangani sejak dini.
Dalam dialog tersebut juga dibahas bahwa bullying dapat terjadi di berbagai lingkungan, baik di sekolah maupun di ruang digital seperti media sosial. Rinta menekankan bahwa korban sering memilih diam karena merasa takut, malu, atau tidak didengar. “Kadang korban memilih diam karena takut atau merasa tidak didengar. Di sinilah pentingnya lingkungan yang suportif agar mereka berani berbicara,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa pelaku bullying sering kali tidak menyadari dampak dari perilaku mereka, sehingga edukasi dan penanaman empati menjadi langkah penting dalam pencegahan.
Melalui dialog ini, RRI Malang menghadirkan ruang edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap isu kesehatan mental, khususnya terkait perundungan. Rinta mengajak semua pihak, mulai dari orang tua, guru, hingga masyarakat luas, untuk lebih peka dan aktif dalam mencegah bullying. Dengan meningkatnya kesadaran bersama, diharapkan tidak ada lagi luka tak terlihat yang terus dibiarkan tanpa penanganan, serta tercipta lingkungan yang aman dan sehat secara psikologis bagi semua individu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....