Harapan Normalisasi Sungai Gembong Demi Kelancaran Kerja Nelayan
- 06 Apr 2026 14:13 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Kondisi infrastruktur perairan di Kota Pasuruan, khususnya Sungai Gembong, menjadi keluhan utama para nelayan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ahmad Gatot Hartowo, Ketua Rukun Nelayan Kota Pasuruan, mengungkapkan bahwa pendangkalan sungai yang sudah berlangsung selama puluhan tahun sangat menghambat akses kapal menuju laut lepas. Masalah ini semakin parah saat musim hujan tiba, di mana material sampah dan kayu sering kali terbawa arus banjir dan tersangkut di jalur perlintasan perahu nelayan.
Upaya pembersihan sejauh ini masih mengandalkan inisiatif mandiri dari masyarakat nelayan dengan peralatan yang sangat terbatas. Gatot menjelaskan bahwa keterbatasan sarana ini membuat proses evakuasi sampah kayu tidak bisa maksimal, sehingga risiko kerusakan mesin dan lambung kapal tetap mengintai setiap kali nelayan hendak berangkat melaut.
"Sungai Gembong kurang baik sejak dulu, banjir banyak kayu nyantol dan swadaya masyarakat hanya diambili pakai cara tradisional, ini sangat menyulitkan kami," ujar Gatot dalam dialog Malang Menyapa, Senin (6/4/2026)
Buruknya kondisi jalur sungai ini tidak jarang memakan korban material yang cukup besar bagi para nelayan kecil yang memiliki modal terbatas. Banyak kasus di mana perahu nelayan mengalami kebocoran atau kerusakan fatal akibat menabrak benda tajam atau tumpukan kayu yang tersembunyi di bawah permukaan air yang dangkal.
"Kami ingin adanya normalisasi biar kami tambah senang karena saat ini ada hambatan besar, bahkan ada kejadian perahu rusak ketika di laut sampai tenggelam," tambah Gatot menekankan urgensi perbaikan sungai.
Di momentum Hari Nelayan ini, besar harapan para nelayan agar Pemerintah Kota Pasuruan segera melakukan pengerukan dan normalisasi secara menyeluruh di Sungai Gembong. Selain kelancaran arus kapal, nelayan juga mendambakan fasilitas penunjang lain seperti tempat tambatan perahu yang lebih teratur dan aman dari risiko banjir. Gatot menegaskan bahwa normalisasi sungai adalah kunci utama untuk meningkatkan produktivitas nelayan di wilayah Ngempakrejo dan sekitarnya yang selama ini merasa terabaikan secara infrastruktur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....