Gastronomi Perkuat Daya Tarik Kuliner Daerah

  • 06 Apr 2026 14:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Gastronomi kini semakin dikenal sebagai pendekatan dalam memahami makanan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga mencakup identitas budaya, nilai sejarah, serta filosofi yang melekat dalam setiap hidangan, sehingga makanan dipandang sebagai bagian penting dari perjalanan kehidupan masyarakat.

Dosen Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya, Rosyida Nur Bayti Khusna, menilai bahwa pemahaman gastronomi perlu diperluas di tengah masyarakat, karena makanan sejatinya bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, melainkan representasi budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Gastronomi membahas makanan dari sisi sejarah, budaya, hingga filosofi yang melekat di dalamnya, sehingga setiap hidangan memiliki cerita yang kuat,” ujar Rosyida pada Senin (6/4/2026), menegaskan bahwa pendekatan ini mampu memperkaya cara pandang masyarakat terhadap makanan tradisional.

Ia menjelaskan bahwa kuliner berbeda dengan gastronomi, karena kuliner lebih menitikberatkan pada teknik memasak, pemilihan bahan, serta pengolahan rasa, sementara gastronomi melihat makanan sebagai bagian dari identitas dan perjalanan sejarah suatu daerah yang tidak bisa dipisahkan.

Selain itu, Rosyida juga menyoroti keberagaman cita rasa makanan Indonesia yang terbentuk dari berbagai faktor, seperti ketersediaan bahan lokal, kebiasaan masyarakat, serta pengaruh sejarah, termasuk masa kolonial, yang secara tidak langsung membentuk karakter rasa di tiap daerah.

“Kenalkan makanan otentik kepada generasi muda dan para tamu dari luar daerah, karena selain melestarikan budaya, hal ini juga dapat membantu menggerakkan perekonomian lokal,” pungkasnya, mengajak masyarakat untuk lebih bangga dan aktif mempromosikan kekayaan kuliner Nusantara.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....