International Tatting Day Angkat Kembali Seni Renda Tradisional
- 01 Apr 2026 17:05 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Setiap tanggal 1 April, komunitas pengrajin tekstil di berbagai negara memperingati International Tatting Day. Peringatan ini didedikasikan untuk memperkenalkan serta melestarikan seni membuat renda menggunakan teknik tatting, yaitu metode merajut benang dengan pola tertentu hingga menghasilkan bentuk dekoratif yang rumit dan indah. Teknik ini dikenal sebagai salah satu bentuk kerajinan tangan klasik yang telah berkembang sejak ratusan tahun lalu dan masih dipraktikkan hingga saat ini oleh para perajin tekstil di berbagai belahan dunia.
Tatting merupakan teknik pembuatan renda yang biasanya menggunakan alat khusus berupa shuttle atau jarum tatting. Dengan menggunakan benang halus, pengrajin membentuk rangkaian simpul dan lingkaran kecil yang kemudian disusun menjadi motif dekoratif. Hasil karya dari teknik ini sering dimanfaatkan sebagai hiasan pada pakaian, taplak meja, aksesori, hingga berbagai produk kerajinan rumah tangga. Keindahan pola yang dihasilkan menjadikan tatting sebagai salah satu cabang seni tekstil yang memiliki nilai estetika tinggi.
Dalam rangka memperingati hari tersebut, berbagai komunitas pengrajin biasanya mengadakan kegiatan seperti workshop, pelatihan keterampilan, serta pameran karya renda. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik tatting kepada masyarakat luas sekaligus membuka ruang berbagi pengalaman antar pengrajin. Melalui pertemuan komunitas maupun platform digital, para pelaku kerajinan juga saling bertukar inspirasi, pola desain, hingga metode baru dalam mengembangkan karya mereka.
Selain menjadi ajang apresiasi terhadap kerajinan tradisional, peringatan International Tatting Day juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan seni tekstil. Generasi muda didorong untuk mengenal dan mempelajari teknik ini agar warisan budaya kerajinan tangan tidak hilang oleh perkembangan zaman. Dengan dukungan komunitas kreatif dan perkembangan media digital, seni tatting diharapkan tetap bertahan serta mampu berkembang sebagai bagian dari industri kerajinan dan ekonomi kreatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....