Lebaran usai, Saatnya Ukur Ketakwaan dari Sikap
- 26 Mar 2026 07:24 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Program Mutiara Pagi PRO 1 RRI Malang pada Kamis (26/3/2026) atau H+6 Lebaran mengangkat tema “Keutamaan Memberi dan Meminta Maaf” bersama Ustadz Dr. H. M. Amsiyono Q A. Dalam kesempatan tersebut, pendengar juga diajak merefleksikan hasil ibadah selama Ramadan yang baru saja berlalu.
Menurut Ustadz Amsiyono, ukuran keberhasilan Ramadan tidak hanya dilihat dari ibadah ritual, tetapi perubahan sikap setelahnya.
“Kalau selesai Ramadan kita bertambah takwa, berarti kita berhasil,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah titik awal perubahan, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 134 disebutkan bahwa ciri orang bertakwa adalah mereka yang gemar bersedekah dalam kondisi lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, serta mudah memberi maaf. Nilai-nilai ini menjadi indikator nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu tanda meningkatnya ketakwaan adalah sikap dermawan.
“Kalau hidup kita semakin dermawan, mudah membantu orang lain, tidak kikir, itu tanda ada perubahan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa harta bukan sepenuhnya milik pribadi, melainkan ada hak orang lain yang harus ditunaikan.
Hal tersebut sejalan dengan hadits riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta. Bahkan, Allah SWT akan menambah keberkahan bagi orang yang gemar memberi. Prinsip ini menegaskan bahwa memberi justru membuka pintu rezeki yang lebih luas.
Selain sedekah, sikap memaafkan juga menjadi kunci kemuliaan. Ustadz Amsiyono mengingatkan, bahwa semakin seseorang mau merendahkan diri dan memberi maaf, maka Allah akan angkat derajatnya. Sebaliknya, kesombongan justru menjauhkan manusia dari keberkahan hidup.
Melalui kajian ini, pendengar diingatkan bahwa esensi Lebaran bukan hanya tradisi saling memaafkan, tetapi bagaimana nilai tersebut benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika setelah Ramadan seseorang menjadi lebih sabar, dermawan, dan pemaaf, maka itulah tanda keberhasilan yang sesungguhnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....