Melalui Halo RRI, Dirut Perumda Tugu Tirta Siap Respon Laporan dan Keluhan
- 13 Mar 2026 12:31 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Program Halo RRI-RRI Malang Kembali mendapat informasi mengenai layanan air minum di wilayah Kota Malang. Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, merespons keluhan masyarakat terkait debit air yang mengecil bahkan tidak mengalir pada jam tertentu di Perumahan Griya Buring Permai Blok F, dalam program Halo RRI pada Rabu 11 Februari dan Jumat 14 Maret 2026.
Pelapor, Taufiq, warga Griya Buring Permai Blok F, menyampaikan air PDAM kerap mengecil bahkan tidak mengalir pada jam-jam tertentu. Ia mengatakan kondisi tersebut biasanya terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.30 hingga 09.00 serta sore hari sekitar pukul 17.00 saat penggunaan air meningkat.
Menanggapi hal tersebut, Priyo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Yang pertama saya mohon maaf atas nama Perumda Tugu Tirta Kota Malang atas ketidaknyamanannya,” ujarnya.
Priyo menjelaskan kondisi tersebut bukan karena aliran air mati, melainkan debit yang mengecil akibat posisi wilayah yang berada di titik paling atas jaringan distribusi.
“Yang pasti bukan mati tetapi mengecil karena tempat Pak Taufiq di Griya Buring Permai berada di posisi puncak atas jaringan distribusi kami,” jelasnya melalui saluran telepon.
Ia menambahkan, pada saat jam penggunaan air bersamaan, aliran di wilayah bawah yang memiliki jumlah pelanggan lebih banyak akan lebih besar sehingga aliran ke wilayah atas menjadi berkurang.
“Di bawah kan luar biasa, jumlah pelanggannya bisa tiga kali lipat dari yang di atas, sehingga aliran yang naik ke atas berkurang,” katanya.
Sebagai solusi sementara, pihaknya menyarankan warga menggunakan tandon air agar dapat menampung air saat debit normal.
“Kami menyarankan mungkin menggunakan tandon. Jadi pada jam-jam tidak sibuk tandon akan mengisi otomatis, sehingga saat jam sibuk ketika debit berkurang masih ada cadangan air yang mengalir ke rumah,” ujarnya.
Meski demikian, Priyo menegaskan pihaknya tetap akan berupaya melakukan rekayasa jaringan distribusi agar pelayanan air di wilayah tersebut dapat meningkat.
“Kami akan terus mengusahakan rekayasa jaringan, karena wilayahnya tinggi. Mungkin ke depan ketika jumlah sambungan rumah di sekitar bertambah, perlu menggunakan tandon besar seperti di beberapa perumahan lain,” pungkasnya.
Priyo juga menyatakan kesiapan untuk merespon informasi, keluhan maupun laporan masyarakat mellaui program Halo RRI. (Meuthia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....