Kenali Tradisi Berendam Air Panas di Islandia

  • 09 Mar 2026 20:48 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID : Budaya berendam di air panas geotermal di Islandia dinominasikan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2025 karena dianggap memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Dilansir dari National Geographic Traveller, Senin (9/3/2026),tradisi berendam di kolam air panas alami yang dipanaskan oleh aktivitas vulkanik ini telah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Islandia.

Air panas yang mengandung banyak mineral dianggap bisa membantu melegakan ketegangan otot, meningkatkan aliran darah, memperbaiki kesehatan kulit, serta memberi rasa rileks pada tubuh dan pikiran. Berbagai lokasi pemandian alami tersebar di seluruh wilayah negara tersebut, mulai dari kolam pegunungan yang kaya zat besi hingga laguna yang mengandung silika.

Lokasi yang paling terkenal adalah Blue Lagoon, dengan warna biru khas akibat kandungan silika dalam airnya. Laguna ini terbentuk dari air panas yang datang dari pembangkit listrik geotermal di daerah Reykjanes yang sudah beroperasi sejak tahun 1976. Udara yang dialirkan ke daerah lava kemudian membentuk kolam alami yang kaya akan mineral dan digunakan masyarakat untuk terapi kesehatan. Silika memiliki kandungan yang dapat memperkuat lapisan perlindungan kulit dan membantu regenerasi sel kulit, sehingga sering digunakan untuk membantu merawat berbagai masalah kulit seperti psoriasis, dermatitis, dan eksim.

Selain manfaat kesehatan, masyarakat Islandia juga memandang kegiatan berendam sebagai tradisi sosial yang mempererat kebersamaan, karena aktivitas ini sering dilakukan bersama di alam terbuka. Tradisi itu menunjukkan hubungan dekat masyarakat Islandia dengan alam dan penggunaan energi geotermal yang merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari mereka. (Dito Fontana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....