Waspada Microsleep saat Mudik Lebaran
- 09 Mar 2026 12:53 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Perjalanan mudik yang memakan waktu panjang sering kali membuat pengemudi mengalami kelelahan tanpa disadari, salah satunya dalam bentuk microsleep. Dokter spesialis saraf RSUD Saiful Anwar Malang, dr. Budi Hartono, menjelaskan bahwa microsleep adalah kondisi tertidur singkat selama beberapa detik yang terjadi secara tiba-tiba. “Durasi yang sangat singkat itu sudah cukup menyebabkan kecelakaan serius,” katanya, Senin (9/3/2026
Menurut dr. Budi, gejala awal microsleep antara lain mata terasa berat, sering menguap, kehilangan fokus, serta tidak menyadari jarak tempuh dalam beberapa detik terakhir. Kondisi ini sangat berbahaya terutama saat berkendara di jalan tol atau jalur dengan kecepatan tinggi. “Jika mulai muncul tanda-tanda tersebut, segera berhenti dan beristirahat,” jelasnya.
Ia menyarankan agar pengemudi memastikan tidur cukup minimal enam hingga delapan jam sebelum melakukan perjalanan jauh. Selain itu, istirahat setiap dua hingga tiga jam sangat dianjurkan untuk menjaga konsentrasi tetap optimal.
Konsumsi kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, namun bukan solusi utama jika tubuh sudah sangat lelah. Istirahat yang cukup tetap menjadi kunci utama keselamatan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, karena sampai dengan selamat jauh lebih penting daripada cepat tiba di tujuan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....